Kamis, 4 Juni 2026

Simbol Kekecewaan! Massa Aksi Solidaritas Jember Melawan Bakar Foto Seluruh Kabinet Merah Putih di Depan Gedung DPRD

Photo Author
Tim Redaksi Sketsa Nusantara, Sketsa Nusantara
- Jumat, 21 Februari 2025 | 20:50 WIB
Massa Aksi saat menebar foto kabinet merah putih (SketsaNusantara.id/ Sigit Gita Pamuji)
Massa Aksi saat menebar foto kabinet merah putih (SketsaNusantara.id/ Sigit Gita Pamuji)

 

SketsaNusantara.id- Massa aksi membakar foto seluruh Kabinet Merah Putih di depan kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jember.

Hal itu dilakukan sebagai bentuk kekecewaan terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan seluruh kabinetnya.

Ratusan massa aksi mulai mendatangi kantor DPRD Jember yang terletak di Jalan Kalimantan pada Jumat 21 Februari, tepatnya pada pukul 14:52 WIB. Selain berorasi dan menyanyikan lagu-lagu perlawanan, mereka juga membakar foto seluruh Kabinet Merah Putih, ditaburi bunga, lalu dibakar.

Baca Juga: Solidaritas Jember Melawan! Ratusan Massa Turun Jalan Ramaikan Tagar Indonesia Gelap, Desak DPRD Suarakan 3 Tuntutan Ini ke Pusat

“Semua foto Kabinet Merah Putih ditaburi bunga dan dikasih lilin lalu di bakar,” kata salah satu massa aksi, Romsil Laily, Jum’at 21 Februari 2025.

Romsil menambahkan, hal itu dilakukan untuk menunjukkan kekecewaan seluruh elemen masyarakat terhadap kinerja presiden dan seluruh kabinetnya.

Sebelumnya, Kordinator Lapangan (Korlap) aksi, Hazizi, menyebut bahwa massa aksi turun jalan mendatangi kantor DPRD Jember, tujuannya untuk menolak hasil revisi UU Minerba terbaru, efisiensi anggaran dan adanya Danantara.

Baca Juga: Heboh, Video Asusila Oknum Guru SD di Jember Beredar di Media Sosial, Kepala Dinas Pendidikan: Sudah Mengundurkan Diri

“Kami menolak hasil revisi UU Minerba yang terbaru, menolak efisiensi anggaran dan menolak adanya Danantara sebagai lembaga baru di negara ini yang rasionalisasinya juga tidak jelas,” ujar Hazizi.

Menurut Hazizi, aksi ini merupakan aksi damai simbolis “Indonesia Gelap”. Hazizi juga berharap agar DPRD Jember menyampaikan tuntutannya kepada pemerintah pusat.

”Harapan kami, DPRD Jember bersedia untuk menyuarakan aspirasi kami kepada pemerintah pusat” papar Hazizi.

Baca Juga: Bupati Jember Gus Fawait Tak Ingin Injak Pendopo Sepulang Retreat di Magelang, Ini Alasannya...

Menurut Hazizi, awal daripada masalah efisiensi anggaran adalah program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Hulu daripada MBG adalah efisiensi anggaran. Efisiensi anggaran membuat MBG terus menggeruk anggaran negara untuk melakukan pemotongan terhadap dana-dana lain,” pungkas Hazizi.***

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X