lifestyle

Apa Itu Hantavirus? Kenali Gejala Virus Mematikan yang Menewaskan Penumpang Kapal Pesiar, Ternyata Sudah Pernah Ditemukan di Indonesia

Rabu, 6 Mei 2026 | 10:00 WIB
Ilustrasi Hantavirus yang patut diwaspaadi setelah merenggut sejumlah penumpang kapal pesiar di Samudra Hindia (Freepik/kjpargeter)

"Varian ini menimbulkan gejala awal demam pada pasien lalu dengan cepat memburuk menjadi pneumonia hingga gagal napas akut," ungkap Prof. Tjandra Yoga Aditama, mantan Direktur Penyakit Menular WHO Asia Tenggara dalam keterangannya pada hari Minggu, 3 Mei 2026.

Dalam beberapa hari setelah demam, kondisi tubuh bisa memburuk karena penderita virus ini akan mengalami batuk hingga sesak napas, karena ada penumpukan cairan di paru-paru.

Penyakit ini sulit didiagnosis dalam 72 jam pertama dan kondisi akan memburuk secara drastis dalam 4 hingga 10 hari kemudian. Virus ini juga memiliki tingkat kematian cukup tinggi mencapai 40 persen.

Hantavirus berasal dari hewan pengerat yang terinfeksi. Virus ini dapat menyebar melalui udara bebas dan bisa terhirup manusia saat membersihkan area tertutup yang terkontaminasi urine dan kotoran tikus.

Baca Juga: Apa itu Superflu? Waspada Penyebaran Virus Influenza H3N2 yang Masuk ke Indonesia dan Banyak Terdeteksi di Jatim, Ini Gejala dan Cara Pencegahannya

Meski jarang, penularan melalui gigitan tikus juga bisa terjadi. Namun, sebagian besar kasus berasal dari paparan lingkungan yang tidak higienis.

Kabar yang mungkin mengejutkan, hantavirus ternyaata sudah pernah ditemukan di Indonesia. Kementerian Kesehatan RI mencatat kasus ini telah terdeteksi sejak tahun 2025 lalu.

Beberapa kasus ditemukan di Jawa Barat, DKI Jakarta, hingga Sulawesi Utara dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Artinya, virus ini bukan hal yang sepenuhnya baru di Tanah Air.

Baca Juga: Waspada Varian COVID 'Cicada', Subvarian Omicron yang Sempat Menghilang Kini Mulai Kembali Terdeteksi di 25 Negara, Begini Gejalanya

Namun hingga saat ini, penyebarannya masih tergolong rendah dan belum menimbulkan lonjakan kasus seperti yang terjadi di luar negeri.

Cara Pencegahan Hantavirus

Meski terdengar mengkhawatirkan, hantavirus sebenarnya bisa dicegah dengan langkah sederhana, terutama dengan menjaga kebersihan lingkungan.

Pastikan rumah bebas dari sarang atau jejak tikus dan menjaga kebersihan area rumah, terutama gudang, dapur, hingga tempat penyimpanan makanan.

Baca Juga: Apa Penyebab Penyakit Campak Pada Orang Dewasa? Berikut Gejala, Risiko Komplikasi hingga Cara Mengatasinya

Pembersihan juga dilakukan dengan teliti. Salah satu caranya dengan tidak menyapu permukaan area kotor secara langsung dan disemprot atau dilap dengan cairan disinfektan terlebih dahulu agar partikel virus tidak beterbangan.

Halaman:

Tags

Terkini