lifestyle

Bukan Hal Mistis, Ini Penjelasan Medis Mengenai Sleep Paralysis, Kondisi Menyeramkan Susah Bangun Tidur yang Dikira 'Ketindihan' dan Cara Mengatasinya

Senin, 20 April 2026 | 06:23 WIB
Ilustrasi sleep paralysis, ketika seseorang sulit terbangun dari tidur yang dikaitkan dengan fenomena (Pexels/Los Muertos Crew)

Sleep paralysis umumnya terjadi karena adanya gangguan pada pola tidur.

Beberapa faktor yang paling sering memicu kondisi ini adalan kurang istirahat atau kebiasaan begadang yang menimbulkan jadwal tidur yang tidak teratur dan stres karena tekanan hidup hingga kelelahan berlebih.

Dalam beberapa kasus, sleep paralysis juga dapat berkaitan dengan gangguan tidur lain seperti Insomnia atau Narcolepsy.

Baca Juga: Berapa Harga Whoop Band? Inilah Gelang yang Digunakan Deddy Corbuzier untuk Memantau Kesehatan Vidi Aldiano, Fungsinya Mirip Seperti Pelatih Pribadi

Dokter Dion mengatakan bahwa sleep paralysis bisa terasa menyeramkan dan kerap dianggap sebagai hangguan hal-hal mistis karena munculnya halusinasi.

"Hal yang paling mengerikan saat sleep paralysis adalah ketika kamu juga mengalami halusinasi entah melihat bayangan aneh-aneh. Itu bukan hantu, tapi karena otakmu yang masih setengah bermimipi," kata dokter Dion.

Para penderita sleep paralysis bahkan bisa merasa seperti melihat bayangan, mendengar suara-suara aneh atau merasakan adanya tekanan di dada seolah ada hal ghaib yang menindih dan membuat badan susah bangun.

Baca Juga: Pulau yang 'Tak Pernah Istirahat' sejak 1613, Jadi Saksi Peralihan Kekuasaan dari Banten ke VOC

Namun, secara ilmiah, hal ini terjadi karena otak masih berada dalam kondisi setengah bermimpi. Artinya, sensasi tersebut bukanlah hal gaib, melainkan efek dari aktivitas otak yang belum sepenuhnya terbangun.

Jika anda tiba-tiba mengalami "kelumpuhan" atau sleep paralysis, dokter Dion membagikan beberapa cara yang bisa membantu.

"Kalo misalnya kamu mendadak ketindihan, jangan panik. Coba kamu tidur lagi, tutup mata dengan pikiran lebih rileks, dan jangan bayangin aneh-aneh,"

Baca Juga: Dikenal Mistis! Tari Seblang Olehsari Banyuwangi, Menolak Jadi Penari akan Sial dan Kena Gangguan Mental, Begini Asal-usulnya...

"Kalo kamu mau bangun, coba kamu gerakin satu bagian tubuh dulu, misal jari. Dengan begitu, otak akan sadar dan memberikan sinyal untuk membangunkan tubuhmu," jelasnya.

Pencegahan paling efektif untuk mengurangi "ketindihan" adalah dengan memperbaiki kualitas tidur. Usahakan atur jadwal tidur cukup 7–9 jam setiap malam dan menjaga jam istirahat yang konsisten.

Kengelola stres dengan baik, salah satunya dengan menghindari penggunaan gadget sebelum tidur atau menciptakan suasana kamar yang nyaman sehingga pikiran bisa lebih rileks.

Halaman:

Tags

Terkini