5. Farmakogenetik
Sesuai namanya, tes ini dilakukan untuk mengetahui gen seseorang merespon obat-obatan tertentu.
Tes ini juga membantu dokter dalam merespkan obat-obatan yang efektif bagi pasiennya.
Baca Juga: Siap Tes DNA! Siapa Revalino Tuwasey, Pria yang Mengaku Ayah Biologis Anak Lisa Mariana?
6. Tes Pra-Implantasi
Jenis tes DNA yang satu ini biasanya dilakukan selama program reproduksi buatan.
Tes ini membantu pasangan yang mengalami kesulitan kehamilan dalam memilih embrio terbaik untuk berkembang menjadi janin yang sehat.
7. Skrining Bayi Baru Lahir
Jenis tes DNA yang satu ini dilakukan terhadap bayi yang baru lahir untuk mendeteksi kelainan genetik atau kemungkinan adanya gangguan metabolisme.
Beberapa kelainan yang biasanya terdeteksi lewat tes ini antara lain penyakit tiroid bawaan hingga fibrosis kistik.
Adapun untuk biaya tes DNA, sejumlah sumber menyebutkan, umumnya di Indonesia bisa berkisar antara Rp1,5 juta hingga Rp50 juta atau lebih.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!