Jika diduga ditemukan adanya kanker ovarium, umumnya dokter akan melakukan pemeriksaan lanjutan untuk mengetahui kebenarannya secara tepat.
Deretan pemeriksaan lanjutan yang akan dilaksanakan kurang lebih sebagai berikut.
- Tes darah
Tes darah memiliki tujuan untuk mendeteksi protein CA-125 yang merupakan penanda adanya kanker .
- Pemindaian
Pemindaian dengan USG perut menjadi metode awal yang dilakukan untuk mendeteksi kanker ovarium. Lebih lanjut dokter dapat melakukan CT scan atau MRI.
- Biopsi
Pada pemeriksaan ini, dokter akan mengambil sampel jaringan ovarium untuk diteliti di laboratorium.
Biopsi dapat menentukan apakah pasien menderita kanker ovarium atau tidak.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!