SketsaNusantara.id - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) telah merilis logo resmi untuk peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-102 NU.
Logo tersebut mengusung tema “Bekerja Bersama Umat untuk Indonesia Maslahat” dan sarat makna mendalam.
Tak hanya sebagai simbol, logo ini dirancang untuk merepresentasikan visi besar NU di tahun kedua setelah melewati abad pertama.
Baca Juga: Tokoh NU Sebut Raffi Ahmad Cuci Tangan soal Patwal Arogan: Harusnya Dia Bertanggung Jawab
PBNU juga menyediakan link resmi untuk mengunduh logo ini, agar bisa digunakan oleh seluruh elemen NU dan masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam menyemarakkan peringatan Harlah.
Mengunduh logo resmi bukan hanya tentang memanfaatkan desain visual, tetapi juga menjaga keseragaman dan menyampaikan pesan organisasi secara utuh.
Baca Juga: Inilah Jatah Tambang Muhammadiyah dan NU, Ada 6 Wilayah yang Disiapkan untuk Ormas Keagamaan
Link Download Logo Resmi Harlah ke-102 NU
Logo ini terdiri dari beberapa format seperti PNG, JPEG, dan PDF, yang memudahkan pengguna untuk berbagai kebutuhan, mulai dari media digital hingga cetak.
Klik di sini untuk mengunduh logo resmi Harlah ke-102 NU.
Dengan mengunduh dari sumber resmi, Anda memastikan bahwa logo yang digunakan adalah versi asli dengan kualitas terbaik. Hal ini penting untuk menjaga citra organisasi dan pesan yang ingin disampaikan melalui simbol tersebut.
Filosofi Logo: Sorban Hijau dan Tali Tambang
Logo Harlah ke-102 NU terdiri dari dua elemen utama yang memiliki filosofi mendalam.
Pertama, sorban hijau yang melambangkan keulamaan, religiusitas, serta rahmat dan keselamatan untuk umat.
Baca Juga: Khutbah Jumat NU Tahun Baru 3 Januari 2025: Pesan untuk Umat Islam agar Tidak Jadi Manusia yang Rugi
Warna hijau sendiri identik dengan nilai-nilai Islam yang damai dan menenangkan.
Artikel Terkait
Gus Miftah Olok-Olok Pedagang Es di Depan Banyak Jamaah, Tokoh NU ini Beri Kritikan Menohok: Dia Sedang Berjihad Menafkahi Keluarganya!
Khutbah Jumat NU 6 Desember 2024: Jangan Menghina Pekerjaan Orang, Celakalah Setiap Pengumpat lagi Pencela
Gibran Disebut Miskin Literasi Usai Berikan Sambutan di Acara Fatayat NU 2024, Maklum Produk Luar Negeri
Khutbah Jumat NU Tema Hari Ibu 22 Desember 2024, Singkat dan Menyentuh Hati
5 Fakta Ustadz Maulana yang Diduga Dipertanyakan ke-NU-annya oleh Gus Miftah Gara-Gara Dinilai Pecicilan, Ternyata Populer dari CD