Kehadiran Tomcat di tempat ini menjadi ancaman bagi pengunjung, terutama bagi anak-anak yang bermain di area tersebut.
Salah satu warganet pun mengunggah foto koloni serangga tomcat yang menempel di sekitar dinding tempat sampah bahkan ada yang menempel berdekatan dengan tempat duduk di Alun Alun Jember.
Dilansir SketsaNusantara.id dari situs resmi Kementerian Kesehatan RI, tomcat sejatinya tidak menggigit atau menyengat.
Akan tetapi, racun yang dikeluarkan bernama paederin oleh serangga mirip semut ini, dapat menyebabkan iritasi kulit yang dikenal sebagai dermatitis paederus.
Beberapa gejala yang muncul apabila terkena racun Tomcat yakni kulit terasa panas seperti terbakar, ruam kemerahan pada kulit yang dapat berbentuk garis atau bercak disertai rasa gatal dan nyeri.
Selain itu, sekitar kulit juga akan terlihat seperti melepuh atau benjolan berisi cairan yang menyerupai luka bakar. Pada beberapa kasus, juga disertai dengan badan demam, meskipun jarang terjadi.
Kemenkes RI menghimbau bagi warga yang mengalami gejala penyakit kulit akibat terkena atau bersentuhan dengan Tomcat, segera lakukan langkah awal dengan mencuci tangan.
Bersihkan area yang terpapar racun menggunakan sabun dan air bersih untuk menghilangkan racun yang masih menempel.
Selain itu dapat juga dengan menempelkan kain atau handuk dingin pada area yang terkena untuk mengurangi pembengkakan dan rasa nyeri.
Hindari menggaruk area benjolan yang muncul setelah bersentuhan dengan serangga tomcat dan oleskan salep yang mengandung kortikosteroid dan antibiotik, seperti hydrocortisone 1% atau betamethasone dengan neomycin sulfate.
Segera periksakan ke dokter jika gejala tak kunjung membaik. Dokter akan merekomendasikan obat seperti parasetamol atau pereda nyeri sesuai dosis untuk meredakan rasa sakit pada kulit.
Untuk mencegah terkena racun Tomcat, hindari menghancurkan atau menginjak serangga ini. Jika menemukan Tomcat di pakaian, handuk, atau barang lain, pastikan untuk mencucinya dengan bersih.
Selalu periksa area sekitar sebelum duduk atau beraktivitas di tempat terbuka, terutama di area yang sudah dilaporkan terdapat Tomcat.
Dengan kewaspadaan dan penanganan yang tepat, risiko terkena racun Tomcat dapat diminimalkan, sehingga aktivitas di Alun-Alun Jember tetap aman dan menyenangkan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Ramai Jadi Sorotan, Penemuan Sapi Hanyut akibat Banjir di Jember Bikin Geger Netizen Gara-Gara Warga Minta Tebusan Rp 10 Juta
Wisata Pantai Gratis Satu-satunya di Jember dan Jarang Diketahui? Dekat Papuma dengan Pesona Air Laut Biru dan Deburan Ombak yang Menenangkan Jiwa
Bule Aja Suka! 5 Warung Legendaris di Jember, Kuliner Khas Kota Tembakau yang Patut Dicoba, Ada Gudeg Dicampur Pecel?
Miris! Baru 13 Hari, Infrastruktur Alun-Alun Jember Nusantara Sudah Banyak yang Rusak, Diduga akibat Kualitas Buruk, Netizen: Lungguh Nyamil Keramik
Beredar Video Pengamen di Jember Dipukuli Warga Usai Tertangkap Curi Handphone dan Sejumlah Uang, Netizen Ramai Bandingkan dengan Harvey Moeis