Kamis, 4 Juni 2026

Sinterklas Beneran Ada? Inilah 5 Fakta Menarik Santa Klaus, Sosok yang Dinantikan Anak-Anak saat Natal Ternyata Berawal dari Iklan Minuman

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Rabu, 25 Desember 2024 | 13:00 WIB
Potret dengan dandanan baju merah dan janggut putih yang dinantikan anak-anak karena suka membagikan hadiah pada perayaan Natal. (Pexels/Gustavo Fring)
Potret dengan dandanan baju merah dan janggut putih yang dinantikan anak-anak karena suka membagikan hadiah pada perayaan Natal. (Pexels/Gustavo Fring)

1. Sinterklas dengan Pakaian Merah dan Janggut Putih

Setiap negara memiliki versi unik Sinterklas. Di Inggris, ia dikenal sebagai Father Christmas, di Italia disebut Babbo Natale, dan di Jerman dikenal sebagai Weihnachtsmann.

Namun, sinterklas secara umum dan sampai sekarang dikenal dengan sosok pria tua berjanggut putih yang mengenakan jubah merah.

Baca Juga: Ngisi Feed Instagram Yuk! 4 Spot Foto Menarik di Pusat Wisata Kuliner Cafe Jember, Pas untuk Libur Natal dan Tahun Baru 2025

Baju warna merah yang digunakan Sinterklas diketahui melambangkan simbol penebusan dan pengorbanan serta janggut putih sebagai penggambaran musim salju yang menyelimuti pada perayaan Natal.

2. Sinterklas Mengendarai Kereta Rusa Terbang

Tak hanya pakaian merah dan janggut putihnya yang ikonik, Santa Klaus juga dikisahkan sebagai seorang yang tinggal di Kutub Utara dan bepergian dengan kereta luncur.

Menariknya, kereta luncur Sinterklas bisa terbang dan ditarik oleh rusa kutub. Citra ini pertama kali diperkenalkan dalam puisi berjudul, "A Visit from St. Nicholas," pada tahun 1823.

Puisi tersebut sekaligus menciptakan citra magis tentang perjalanan malam Sinterklas dengan kereta rusa terbang yang melekat hingga saat ini.

3. Sinterklas dan Tradisi Kaos Kaki Natal

Kisah Santo Nikolas yang menjatuhkan emas ke dalam perapian juga menginspirasi tradisi menggantung kaus kaki di dekat perapian.

Beberapa anak-anak terutama di Inggris masih percaya bahwa Sinterklas akan memberikan hadiah Natal yang diselipkan dalam kaos kaki seperti kisah yang beredar.

4. Sinterklas dan Hari Raya Santo Nikolas

Di beberapa negara Eropa, seperti Belanda dan Jerman, ternyata Hari Raya Santo Nikolas dirayakan pada 6 Desember.

Pada perayaan ini, anak-anak meninggalkan kaos kaki dari sepatu mereka dan diletakkan di dekat perapian untuk diisi hadiah atau permen oleh Sinterklaas.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: Britannica

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X