Akibat yang lebih parah adalah terbentuknya memori traumatik dalam diri seorang anak karena ia sering dibentak orang tuanya.
"Ada loncatan listrik, sehingga dia mengikat neurotransmitter di situ, sehingga zat kimia mengingat, sehingga membentuk memori traumatik," lanjutnya.
Memang benar bahwa setiap orang tua pasti menginginkan hal terbaik bagi anak-anak. Oleh karena itu, kadang-kadang untuk mendidik anak, orang tua merasa perlu memberikan ketegasan.
Sayangnya, orang tua pun bisa menjadi frustrasi dan cara mengekspresikan hal tersebut justru akan berdampak buruk pada masa depan anak.
Dikutip dari Medicinenet, penelitian menunjukkan bahwa berteriak dan mendisiplinkan anak secara verbal yang kasar dapat memiliki efek negatif yang sama seperti hukuman fisik.
Anak-anak yang terus-menerus dibentak cenderung memiliki masalah perilaku, kecemasan, depresi, stres, dan masalah emosional lainnya, mirip dengan anak-anak yang sering dipukul atau dicambuk.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
3 Uang Jajan Anak Artis Bernilai Fantastis, Bukan Rafathar, Jatah Sebulan Sama dengan 4 Kali Lipat Gaji Hakim di Indonesia
Medan Viral! Lagi-Lagi Kasus Dugaan Kekerasan Pada Anak di Daycare, Netizen Ramai Singgung Kak Seto, Ada Apa?
Heboh! Profil Daycare Viral di Medan, Dirujak Publik Buntut Video Dugaan Kekerasan Pada Anak Oleh Pengasuh
Terjadi Lagi, Dugaan Kekerasan Pada Anak di Medan! Terkuak Identitas Terduga Pelaku Karyawati Daycare
Geger di Medan! Pengasuh Daycare Diduga Lakukan Kekerasan, Ibu dari Anak yang Jadi Korban Beri Peringatan Keras