SketsaNusantara.id - Dokter Aisah Dahlah mengingatkan para orang tua agar tidak membentak anak-anak.
Pakar parenting dan rumah tangga itu menjelaskan adanya risiko trauma pada anak yang dibentak oleh orang tuanya.
Dalam mendidik anak, terutama yang masih kecil, kesabaran orang tua benar-benar teruji.
Mengurus anak apalagi yang masih balita tentunya akan menguras pikiran, mental, dan fisik. Apalagi jika orang tua masih harus membagi waktu, pikiran, dan tenaganya untuk pekerjaan dan aktivitas lain.
Bagaimanapun juga, anak-anak tetaplah anak-anak. Jangan sampai pertumbuhan mereka terganggu karena ketidaksabaran orang tua.
Bagi sebagian masyarakat, marah-marah dan membentak anak dianggap wajar. Terlebih lagi jika ada kesalahan yang dirasa besar.
Namun, perlu untuk diingat bahwa anak berbeda dari orang dewasa.
Seorang anak membutuhkan perhatian dan kasih sayang dari orang tuanya, dan apapun kesalahan yang mereka lakukan, mestinya ditegur dengan cara yang tepat.
Lalu, apa risiko dari anak yang dibentak apalagi jika ia kerap mengalaminya?
Dokter Aisah Dahlan menjelaskan bahwa di dalam otak ada aliran listrik, dan ketika anak dibentak, aliran tersebut menjadi terganggu bahkan istilahnya; hangus.
"Hangus. Kan di otak ada listrik. Loncat dia, kaget," kata Aisah, dikutip SketsaNusantara.id dari video shorts Youtube @PecintadrAisahDahlan.
Artikel Terkait
3 Uang Jajan Anak Artis Bernilai Fantastis, Bukan Rafathar, Jatah Sebulan Sama dengan 4 Kali Lipat Gaji Hakim di Indonesia
Medan Viral! Lagi-Lagi Kasus Dugaan Kekerasan Pada Anak di Daycare, Netizen Ramai Singgung Kak Seto, Ada Apa?
Heboh! Profil Daycare Viral di Medan, Dirujak Publik Buntut Video Dugaan Kekerasan Pada Anak Oleh Pengasuh
Terjadi Lagi, Dugaan Kekerasan Pada Anak di Medan! Terkuak Identitas Terduga Pelaku Karyawati Daycare
Geger di Medan! Pengasuh Daycare Diduga Lakukan Kekerasan, Ibu dari Anak yang Jadi Korban Beri Peringatan Keras