Minggu, 19 Juli 2026

Bahaya Membentak Anak, Mirip dengan Memukulnya dan Bisa Timbulkan Memori Traumatik

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 12 Oktober 2024 | 06:00 WIB
Ilustrasi. Bahaya membentak anak. (Pexels.com/Bùi Ngọc Sơn)
Ilustrasi. Bahaya membentak anak. (Pexels.com/Bùi Ngọc Sơn)

SketsaNusantara.id - Dokter Aisah Dahlah mengingatkan para orang tua agar tidak membentak anak-anak.

Pakar parenting dan rumah tangga itu menjelaskan adanya risiko trauma pada anak yang dibentak oleh orang tuanya.

Dalam mendidik anak, terutama yang masih kecil, kesabaran orang tua benar-benar teruji.

Baca Juga: Terkini! Begini Kondisi Terduga Pelaku Kekerasan Pada Anak di Medan, Benarkah Daycare Tidak Memiliki Izin?

Mengurus anak apalagi yang masih balita tentunya akan menguras pikiran, mental, dan fisik. Apalagi jika orang tua masih harus membagi waktu, pikiran, dan tenaganya untuk pekerjaan dan aktivitas lain.

Bagaimanapun juga, anak-anak tetaplah anak-anak. Jangan sampai pertumbuhan mereka terganggu karena ketidaksabaran orang tua.

Bagi sebagian masyarakat, marah-marah dan membentak anak dianggap wajar. Terlebih lagi jika ada kesalahan yang dirasa besar.

Baca Juga: Boyong Anak ke Luar Negeri, Nikita Willy Justru Sedih Melihat Issa Lari-Lari di Rumput: Emang Beda Sedihnya Orang Kaya 

Namun, perlu untuk diingat bahwa anak berbeda dari orang dewasa.

Seorang anak membutuhkan perhatian dan kasih sayang dari orang tuanya, dan apapun kesalahan yang mereka lakukan, mestinya ditegur dengan cara yang tepat.

Lalu, apa risiko dari anak yang dibentak apalagi jika ia kerap mengalaminya?

Baca Juga: Terkini! Begini Kondisi Terduga Pelaku Kekerasan Pada Anak di Medan, Benarkah Daycare Tidak Memiliki Izin?

Dokter Aisah Dahlan menjelaskan bahwa di dalam otak ada aliran listrik, dan ketika anak dibentak, aliran tersebut menjadi terganggu bahkan istilahnya; hangus.

"Hangus. Kan di otak ada listrik. Loncat dia, kaget," kata Aisah, dikutip SketsaNusantara.id dari video shorts Youtube @PecintadrAisahDahlan.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X