Minggu, 19 Juli 2026

Apa Itu Bipolar? Kenali Gejala Gangguan Kesehatan Mental yang Jadi Penyebab Pelajar SMA Lompat dari Lantai 3 Mall Paragon Solo

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 10 Agustus 2024 | 16:30 WIB
Ilustrasi - gangguan bipolar yang merupakan masalah kesehatan mental dan bisa dipicu dari tingkat stress tinggi  (Pexels/Liza Summer)
Ilustrasi - gangguan bipolar yang merupakan masalah kesehatan mental dan bisa dipicu dari tingkat stress tinggi (Pexels/Liza Summer)

Seseorang yang memiliki tingkat stress yang begitu tinggi juga bisa menimbulkan trauma fisik dan perubahan emosi yang memicu adanya gangguan kesehatan mental ini.

Beberapa penyebab seperti stress kehilangan seseorang yang sangat dicintai atau ketika mengalami konflik dan permasalahan yang begitu berat bisa memperburuk kondisi kesehatan mental hingga memicu gangguan bipolar.

Baca Juga: 3 Tips Psikologi Menumbuhkan Self Love, Cara Tercepat Salah Satunya Mengapresiasi Diri Sendiri

Gejala gangguan bipolar dapat bervariasi pada setiap individu, namun umumnya terjadi perubahan emosi dari fase mania ke fase depresi.

Beberapa contoh fase mania yaitu perasaan senang, energik, peningkatan energi, euforia tinggi yang kemudian berubah drastis menuju ke fase depresi seperti sedih, kelelahan, kesulitan konsentrasi, merasa tidak berharga hingga keinginan menyakiti diri sendiri.

Perubahan fase emosi ini terjadi begitu cepat dalam hitungan minggu bahkan ada yang dalam beberapa hari saja.

Perubahan emosi secara drastis dapat membahayakan penderita gangguan bipolar seperti peristiwa yang terjadi di Mall Paragon Solo akhir-akhir ini.

Baca Juga: Tips Psikologi untuk Cepat Move On setelah Hubungan Kandas, Benarkah Cukup dengan Curhat ke Sahabat? Rupanya...

Tak dialami orang dewasa, gangguan bipolar ini juga bisa terjadi pada anak-anak sekalipun yang kemungkinan memiliki trauma berat sejak kecil.

Gangguan bipolar ini termasuk merupakan kondisi medis serius dan dibutuhkan konsultasi dengan psikiater untuk bisa menentukan metode penyembuhan yang tepat.

Beberapa cara yang bisa disarankan untuk penyembuhan bipolar biasanya dengan terapi psikologis dan obat-obatan serta dukungan dari keluarga untuk menjaga kestabilan emosi pasien.

Gangguan bipolar ini bisa dicegah dengan menerapkan gaya hidup sehat, dapat mengelola stress dengan baik dan selalu membangun hubungan baik dengan keluarga dan lingkungan sekitar serta fokus pada hal-hal positif.

Baca Juga: Cara Tercepat Berhenti Overthinking, Tips Psikologi yang Membantu Kesehatan Mental

Namun, ada pula gangguan bipolar yang tidak bisa dicegah sepenuhnya karena dipicu oleh faktor genetik terkait ketidakseimbangan zat dalam otak.

Meski demikian, kemungkinan penyebab dari faktor genetik hanya sekitar 60-80 persen dan tidak semua orang yang memiliki gangguan bipolar akan mewariskan masalah kesehatan mental tersebut kepada keturunannya.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: yankes.kemkes.go.id

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X