Kamis, 23 Juli 2026

Miskah Shafa Umumkan Hamil Anak Kedua Pasca 11 Bulan Lahiran, Benarkah Jarak Kehamilan Telalu Dekat Berbahaya Bagi Sang Ibu? Begini Penjelasan Medis

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Kamis, 23 Juli 2026 | 12:08 WIB
Miskah Shafa tengah hamil anak kedua saat anak pertama masih berusia 11 bulan hingga dinilai sangat beresiko bagi kesehatan (Instagram/@miskashf)
Miskah Shafa tengah hamil anak kedua saat anak pertama masih berusia 11 bulan hingga dinilai sangat beresiko bagi kesehatan (Instagram/@miskashf)

Meski dirasa tubuh sudah pulih secara fisik, nyatanya tubuh masih mengatur perubahan level hormon dan nutrisi, sehingga terdapat resiko kemungkinan terjadi komplikasi yang mempengaruhi pertumbuhan bayi dalam kandungan, bahkan bisa menyebabkan pendarahan hingga keguguran.

Tak heran jika banyak yang ikut mengkhawatirkan kondisi Miskah setelah ia mengumumkan kehamilan keduanya pasca melahirkan anak pertamanya pada 28 Juli 2025 lalu.

Terkait hal ini, dokter spesialis kandungan, Anton Prihandana, ikut memberikan penjelasan. Melalui unggahan di media sosial, dokter Anton menyebut kehamilan kedua yang dialami Miskah masih terbilang wajar dan berpeluang besar bisa melahirkan normal jika proses persalinan sebelumnya bukan melalui operasi caesar.

"Hamil di usia anak 11 bulan dengan riwayat persalinan normal adalah hal yang sangat mungkin terjadi," tulis dokter Anton dikutip SketsaNusantara.id dari konten video yang diunggah di akun Instagram @dr.antonspog pada haru Rabu, 22 Juli 2026.

Menurutnya, ibu bisa hamil lagi dalam waktu dekat setelah persalinan sebelumnya. Namun, akan sangat berbahaya bagi ibu yang sebelumnya menjalani operasi caesar.

Baca Juga: Istri Yislam Jaidi Hamil, Pak Muh Girang Dapat Cucu! Celetukannya Bikin Keluarga Ngakak

"(Ibu) Boleh hamil lagi asalkan anak pertama itu lahir secara normal. Beda halnya dengan ibu yang baru saja operasi caesar lalu hamil lagi sebelum 2 tahun, itu berbahaya," ujarnya.

"Karena (pasca operasi caesar) rahim belum siap dan beresiko terjadi ruptur uteri atau rahim robek. Selain itu juga terjadi pelengketan plasenta di rahim. Oleh karena itu, kalau sebelumnya melahirkan caesar harus butuh waktu 2 tahun untuk hamil lagi," jelasnya.

Dalam unggahannya, dokter Anton beranggapan bahwa kehamilan kedua dalam waktu dekat bisa sangat mungkin terjadi, namun bisa beresiko tinggi sehingga perlu pengawasan ketat dari dokter.

Baca Juga: Baru Melahirkan Anak Pertama, Amanda Manopo Langsung Singgung Anak Kedua

"Jadi kesimpulannya, boleh hamil dan bisa lahir normal tapi masuk resiko tinggi sehingga butuh pemantauan ekstra dari dokter," kata dokter Anton.

Dokter Anton juga menyarankan agar ibu yang hamil lagi dengan jarak waktu berdekatan agar selalu memperhatikan kondisi kandungannya dengan sering melakukan pemeriksaan secara rutin.

"Karena (kehamilan kedua dalam jarak dekat) resikonya bisa anemia, berat badan bayi tak mencukupi sampai lahir prematur. Poin penting yang harus dilakukan adalah lakukan pemeriksaan USG teratur, cukupi makro dan mikro nutrien," tuturnya.

"Untuk persalinan normal karena rahim tidak memiliki bekas luka operasi, maka peluang besar melahirkan normal kembali (persalinan pervaginam) bisa terjadi, asalkan kehamilan sehat dan posisi janin mendukung," pungkasnya.

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!

Halaman:

Editor: Mila Zhely Nurul Hidayah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X