Meski dirasa tubuh sudah pulih secara fisik, nyatanya tubuh masih mengatur perubahan level hormon dan nutrisi, sehingga terdapat resiko kemungkinan terjadi komplikasi yang mempengaruhi pertumbuhan bayi dalam kandungan, bahkan bisa menyebabkan pendarahan hingga keguguran.
Tak heran jika banyak yang ikut mengkhawatirkan kondisi Miskah setelah ia mengumumkan kehamilan keduanya pasca melahirkan anak pertamanya pada 28 Juli 2025 lalu.
Terkait hal ini, dokter spesialis kandungan, Anton Prihandana, ikut memberikan penjelasan. Melalui unggahan di media sosial, dokter Anton menyebut kehamilan kedua yang dialami Miskah masih terbilang wajar dan berpeluang besar bisa melahirkan normal jika proses persalinan sebelumnya bukan melalui operasi caesar.
"Hamil di usia anak 11 bulan dengan riwayat persalinan normal adalah hal yang sangat mungkin terjadi," tulis dokter Anton dikutip SketsaNusantara.id dari konten video yang diunggah di akun Instagram @dr.antonspog pada haru Rabu, 22 Juli 2026.
Menurutnya, ibu bisa hamil lagi dalam waktu dekat setelah persalinan sebelumnya. Namun, akan sangat berbahaya bagi ibu yang sebelumnya menjalani operasi caesar.
Baca Juga: Istri Yislam Jaidi Hamil, Pak Muh Girang Dapat Cucu! Celetukannya Bikin Keluarga Ngakak
"(Ibu) Boleh hamil lagi asalkan anak pertama itu lahir secara normal. Beda halnya dengan ibu yang baru saja operasi caesar lalu hamil lagi sebelum 2 tahun, itu berbahaya," ujarnya.
"Karena (pasca operasi caesar) rahim belum siap dan beresiko terjadi ruptur uteri atau rahim robek. Selain itu juga terjadi pelengketan plasenta di rahim. Oleh karena itu, kalau sebelumnya melahirkan caesar harus butuh waktu 2 tahun untuk hamil lagi," jelasnya.
Dalam unggahannya, dokter Anton beranggapan bahwa kehamilan kedua dalam waktu dekat bisa sangat mungkin terjadi, namun bisa beresiko tinggi sehingga perlu pengawasan ketat dari dokter.
Baca Juga: Baru Melahirkan Anak Pertama, Amanda Manopo Langsung Singgung Anak Kedua
"Jadi kesimpulannya, boleh hamil dan bisa lahir normal tapi masuk resiko tinggi sehingga butuh pemantauan ekstra dari dokter," kata dokter Anton.
Dokter Anton juga menyarankan agar ibu yang hamil lagi dengan jarak waktu berdekatan agar selalu memperhatikan kondisi kandungannya dengan sering melakukan pemeriksaan secara rutin.
"Karena (kehamilan kedua dalam jarak dekat) resikonya bisa anemia, berat badan bayi tak mencukupi sampai lahir prematur. Poin penting yang harus dilakukan adalah lakukan pemeriksaan USG teratur, cukupi makro dan mikro nutrien," tuturnya.
"Untuk persalinan normal karena rahim tidak memiliki bekas luka operasi, maka peluang besar melahirkan normal kembali (persalinan pervaginam) bisa terjadi, asalkan kehamilan sehat dan posisi janin mendukung," pungkasnya.
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Dokter Tompi Berikan Penjelasan Medis soal Kekhawatiran Implan yang Disebut Bisa Sebabkan Kanker, Begini Jawabannya
Kado Terindah di Ulang Tahun Pernikahan, Angga Yunanda dan Shenina Cinnamon Umumkan Kehamilan Anak Pertama
Bukan Hal Mistis, Ini Penjelasan Medis Mengenai Sleep Paralysis, Kondisi Menyeramkan Susah Bangun Tidur yang Dikira 'Ketindihan' dan Cara Mengatasinya
Pengakuan Mengejutkan Ayu Aulia soal Kehamilan dan RK Berujung Klarifikasi, Sebut Semua Hanya Halusinasi
Iko Uwais Curhat Soal Kehamilan Audy Item di Usia Sang Istri yang Sudah 43 Tahun, Singgung Ikhlaskan Hal Ini