SketsaNusantara.id - Kondisi kesehatan presenter sekaligus pengusaha Raffi Ahmad belakangan menjadi perhatian publik setelah mengabarkan kondisinya setelah menjalani operasi pada hari Rabu, 3 Juni 2026.
Melalui akun Instagram pribadinya, suami Nagita Slavina itu mengungkap bahwa tindakan operasi yang dilakukan karena adanya benjolan di area bahu kiri. Berdasarkan hasil pemeriksaan, benjolan tersebut mengarah pada lipoma atau tumor jinak jaringan lemak.
"Beberapa waktu terakhir, banyak yang bertanya tentang benjolan di area bahu saya. Dari hasil pemeriksaan, kemungkinan mengarah pada lipoma (penumpukan jaringan lemak), kista, atau benjolan jinak lainnya. Ukurannya sekitar 5–6 cm ke dalam dan tentu perlu dipantau serta ditangani dengan baik sesuai arahan dokter," tulisnya dalam unggahan di akun Instagram @raffinagita1717.
Meski hasil pemeriksaan menunjukkan benjolan tersebut masih tergolong jinak, Raffi memilih menjalani operasi sebagai langkah pencegahan agar tidak menimbulkan masalah kesehatan yang lebih besar di kemudian hari.
Melalui unggahannya, artis yang dijuluki Sultan Andara itu pun berpesan kepada masyarakat agar tidak mengabaikan benjolan yang terus membesar atau mengalami perubahan.
"Yang terpenting, jangan pernah menganggap remeh benjolan yang terus membesar atau berubah. Pemeriksaan sejak dini jauh lebih baik daripada menunggu sampai menimbulkan masalah yang lebih besar," ujarnya.
Lantas, apa sebenarnya benjolan lipoma? Apakah penyakit ini berbahaya dan kapan kondisi ini perlu dioperasi?
Dilansir SketsaNusantara.id dari laman resmi Kementerian Kesehatan RI, lipoma merupakan tumor jinak yang terbentuk dari jaringan lemak yang tumbuh secara perlahan di antara lapisan kulit dan otot.
Lipoma sering kali terjadi pada orang dewasa (usia 40-60 tahun) dan lebih banyak dialami pria dibandingkan wanita. Umumnya, lipoma berbentuk benjolan lunak, terasa kenyal saat disentuh serta mudah digerakkan ketika ditekan.
Benjolan ini juga bersifat jinak dan bukan termasuk kanker. Sebagian pasien bisa memiliki lebih dari satu benjolan lipoma di tubuhnya, namun tidak memerlukan perawatan khusus karena biasanya tidak berbahaya dan tidak menimbulkan rasa nyeri.
Benjolan lipoma dapat muncul di berbagai bagian tubuh, termasuk bahu, leher, punggung, lengan, paha, hingga perut. Ukurannya pun bervariasi, mulai dari beberapa milimeter hingga beberapa sentimeter.
Artikel Terkait
Apa itu Superflu? Waspada Penyebaran Virus Influenza H3N2 yang Masuk ke Indonesia dan Banyak Terdeteksi di Jatim, Ini Gejala dan Cara Pencegahannya
4 Fakta Kardiomiopati, Penyakit Lemah Otot Jantung yang Diderita Anak Pinkan Mambo, Gejala, Penyebab hingga Penanganannya
Apa Itu ISK? Mengenal Penyakit Infeksi Saluran Kemih yang Diderita Lula Lahfah dan Bisa Berakibat Fatal, Ini Gejala dan Cara Pencegahannya
Nyeri Dada GERD atau Serangan Jantung? Kisah Dokter Ini Ungkap Risiko Salah Tafsir Gejala yang Nyaris Fatal
Ngantuk Berlebihan Bisa Jadi Alarm Bahaya! Pakar Ingatkan Gejala Awal Virus Nipah yang Mematikan
Apa Penyebab Penyakit Campak Pada Orang Dewasa? Berikut Gejala, Risiko Komplikasi hingga Cara Mengatasinya