Efek kafein yang disebabkan oleh espresso akan menimbulkan peningkatan sistolik atau angka pertama (atas) dalam pengukuran tekanan darah.
“Dan akan menyebabkan toleransi pada saraf simpatisnya akibat efek kafeinnya,” imbuhnya.
Mengonsumsi kopi menjadi berbahaya apabila diminum dengan jumlah yang melebihi batas aman.
“Jadi nggak masalah ngopi, kecuali kamu minum kopinya itu 3 liter per hari. Dijamin gangguan jantung,” sambungnya.
Namun hal ini menjadi pengecualian jika orang yang meminum kopi memiliki gangguan irama pada jantung.
“Cuma bagi orang yang memiliki gangguan aritmia atau gangguan irama jantung, memang konsumsi kopi terutama yang espresso harus dibatasi,” tegasnya.
Agar rasanya semakin nikmat, kopi dapat dicampur dengan bahan lain seperti susu dan latte yang bisa memberi sensasi gurih.
“Diizinkan jika kamu memakai campuran lain, contoh latte, campur dengan susu cappuccino juga bisa,” ujarnya.
Namun secara personal, dr. Tirta mengaku lebih suka meminum kopi tanpa gula atau zero sugar.
“Tapi kalau saya lebih nyaman meminum kopi itu tanpa gula. Jika pun harus pakai gula, saya biasanya gulanya didapatkan dari gula lactose yaitu susu, antara lain cappuccino dan latte,” tambahnya.
Lebih dari pada itu, kopi sudah menjadi bagian dari gaya hidup dr. Tirta untuk meningkatkan konsentrasi dan sebagai mood booster.
“Kenapa saya habit-nya ngopi terus? Karena kopi ini membuat saya sudah dependent sebagai saran untuk konsentrasi dan sebagai booster,” tutupnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Andre Rosiade Tuding Ada Pemain Timnas Pura-Pura Cidera hingga Sebut Bukti Hasil MRI, dr. Tirta: Data Pasien Itu Bersifat Privat
Sering Diminum untuk Pembentukan Otot, Bolehkah Penderita Hipertensi Mengonsumsi Kreatin? Ini Kata dr. Tirta
Apakah Makan Kulit Ayam Bisa Menyebabkan Kanker? Ini Jawaban dr. Tirta!
Dr. Tirta Soroti Kasus Tewasnya Driver Ojol saat Demo 28 Agustus, Sebut Permintaan Maaf Saja Tak Cukup: Sangat Gak Masuk Akal
Dr Tirta Bangga Pamer Momen Anak-Anaknya Berlari di Color Run Prambanan Jadi Inspirasi Gaya Hidup Sehat Keluarga