Selain itu, seperti buah-buahan lainnya, kurma yang diproduksi secara massal mungkin terpapar pestisida untuk menghalau hama selama masa pertumbuhan di pohon.
Sehingga tekstur kurma yang manis dan berongga terkadang menjadi tempat persembunyian serangga kecil atau meninggalkan sisa-sisa organik yang tidak terlihat secara kasat mata.
"Tapi jangan direndam terlalu lama nanti tekstur dia hilang jadi kandungan gizinya juga hilang," tegas Khanza.
Khanza Othadinar menegaskan bahwa meski harus dicuci namun harus memperhatikan cara mencucinya agar jangan terlalu lama.
Cara mencuci kurma yang benar agar kurma tetap lezat dan tidak lembek adalah menggunakan air mengalir lalu setelah bersih keringkan dengan tisu dapur.
Bisa pula mencuci buah yang sangat digemari Nabi Muhammad Saw tersebut dengan air hangat agar kotoran segera terangkat.
Jika kamu membeli kurma dalam kemasan kedap udara dari merek ternama yang sudah mencantumkan label "Ready to Eat" atau "sudah dicuci atau disterilkan", kamu bisa langsung mengonsumsinya.
Namun, untuk kurma yang dijual secara kiloan atau curah di pasar, mencuci adalah prosedur wajib demi kesehatan pencernaan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Suara Serak Mengganggu Saat Puasa? Inilah 6 Cara Ampuh Cegah Tenggorokan Kering Setelah Makan Gorengan saat Sahur, Bikin Ibadah Makin Nyaman
Keistimewaan En Caul Birth, Kelahiran Langka Anak Kedua Zaskia Sungkar yang Masih Terbungkus Kantung Ketuban Utuh, Apakah Normal dan Aman bagi Bayi?
Mahalini Masak Kerupuk Mentah Gunakan Microwave hingga Jadi Tren Baru di Medsos, Benarkah Jadi Lebih Sehat? Begini Penjelasan para Ahli
7 Desain Kartu Ucapan Spesial Idul Fitri 1447 H, Desain Terbaru untuk Rayakan Hari Kemenangan bersama Semua Orang!
7 Link Twibbon Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Desain Kreatif dan Estetik untuk Sambut Hari Kemenangan bagi Umat Islam