Kamis, 4 Juni 2026

MacBook Murah dengan Chip A18 Pro Siap Meluncur, Apple Targetkan Pasar Pelajar dan Entry-Level

Photo Author
Nurul Huda, Sketsa Nusantara
- Minggu, 13 Juli 2025 | 15:00 WIB
MacBook dengan prosesor A18 Pro yang dikabarkan akan menjadi lini baru MacBook murah Apple untuk pelajar dan pengguna pemula  (Tangkapan layar Youtube iTechLife)
MacBook dengan prosesor A18 Pro yang dikabarkan akan menjadi lini baru MacBook murah Apple untuk pelajar dan pengguna pemula (Tangkapan layar Youtube iTechLife)

SketsaNusantara.id - Apple dikabarkan tengah mempersiapkan lini MacBook baru yang lebih terjangkau untuk menjangkau pasar pelajar dan pengguna pemula.

Menarik, laptop ini tidak akan menggunakan chip dari keluarga M-series seperti MacBook lainnya, melainkan akan ditenagai oleh chip A18 Pro, chipset yang juga digunakan pada iPhone 16 Pro dan iPhone 16 Pro Max.

Dilansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube iTechLife yang dibawakan oleh Indra Surya, informasi ini pertama kali mencuat melalui analis teknologi kenamaan Ming-Chi Kuo, yang menyebut bahwa Apple tengah mengembangkan MacBook dengan harga lebih murah yang dijadwalkan rilis pada kuartal pertama tahun 2026.

Baca Juga: Inilah Upgrade yang Ditunggu dari Samsung Galaxy Z Fold 7 dan Z Flip 7, Inovasi yang Mengubah Permainan Foldable

Kabarnya, MacBook murah ini akan mengambil pendekatan yang berbeda dibandingkan MacBook Air atau MacBook Pro.

Jika MacBook Air dikenal karena desainnya yang tipis dan ringan, maka versi entry-level ini akan lebih minimalis, baik dari segi fitur maupun performa.

Mengandalkan chip A18 Pro, laptop ini diyakini mampu menjalankan kebutuhan harian seperti browsing, mengetik, streaming, dan aplikasi ringan lainnya dengan efisiensi daya yang sangat baik.

Baca Juga: Tak Disangka! Ternyata 2 Game Balap Legendaris ini Dikerjakan Developer Indonesia

Desain laptop ini disebut-sebut akan menyerupai MacBook 12 inci yang pernah dirilis Apple di tahun 2015 lalu, dengan desain kompak dan ramping, namun dengan peningkatan pada sistem pendinginan dan performa berkat Apple Silicon.

Chip A18 Pro sendiri sudah menggunakan arsitektur 3nm generasi ketiga dari TSMC, yang membuatnya unggul dalam efisiensi daya dan manajemen panas.

MacBook dengan chip A18 Pro ini disebut akan dipasarkan dengan harga sekitar USD 699 hingga USD 799, atau sekitar Rp11-13 juta.

Jika dibandingkan dengan MacBook Air M1 yang masih dijual Apple di harga sekitar USD 999, harga MacBook baru ini cukup menggiurkan.

Baca Juga: Konten Viral Bikin Kreatif atau Rusak Otak? Waspadai Brain Rot di Era Digital

Dengan selisih harga tersebut, Apple tampaknya ingin mengisi celah antara pengguna iPad dan MacBook entry-level dengan perangkat yang lebih serbaguna namun tetap ekonomis.

Tujuan Apple tampaknya jelas untuk menjangkau pelajar, mahasiswa, dan pengguna pemula yang membutuhkan laptop untuk produktivitas ringan namun tetap menginginkan ekosistem Apple.

Bahkan, laptop ini diprediksi akan hadir dalam berbagai pilihan warna, serupa dengan iMac generasi terbaru, untuk menarik minat kalangan muda.

Meski lebih murah, laptop ini tetap membawa beberapa fitur yang tidak bisa diremehkan.

Baca Juga: Unihertz Titan 2 Hadirkan Sensasi Nostalgia dengan Desain QWERTY dan Spesifikasi Gahar

Selain menggunakan chip A18 Pro, RAM yang dibenamkan diperkirakan tetap di angka 8GB yang kini menjadi standar minimal Apple untuk lini MacBook.

Namun demikian, untuk menjaga harga tetap rendah, laptop ini kemungkinan hanya akan dibekali satu port USB-C dengan kecepatan transfer 10GB/s dan dukungan untuk satu layar eksternal saja.

MacBook murah ini memang tidak ditujukan untuk pengguna profesional yang membutuhkan kekuatan pemrosesan tinggi atau multitasking ekstrem.

Apple tampaknya ingin menjaga batas yang jelas antara MacBook murah dengan lini Air dan Pro, baik dari segi harga, performa, maupun fitur.

Menurut informasi dari MacRumors dan AppleInsider yang diungkap di kanal iTechLife, produksi MacBook ini akan dimulai pada akhir 2025, dengan peluncuran resmi dijadwalkan pada kuartal pertama 2026.

Ini berarti Apple masih memiliki waktu untuk menyempurnakan desain dan menyesuaikan spesifikasi dengan kebutuhan pasar.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini! 

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Sumber: YouTube iTechLife

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X