Minggu, 19 Juli 2026

Sampah Menumpuk saat Musim Hujan? Coba Ubah Jadi Sabun dan Kursi dengan 10 Cara Simpel Ini

Photo Author
Fijriani Sri Wiranti, Sketsa Nusantara
- Kamis, 10 Juli 2025 | 12:51 WIB
 Pemanfaatan sampah menjadi ekobrik dan ekoenzim. (Instagram/greennenviro)
Pemanfaatan sampah menjadi ekobrik dan ekoenzim. (Instagram/greennenviro)

Ekoenzim adalah cairan serbaguna ramah lingkungan yang dapat menggantikan sabun berbahan kimia. Berikut langkah-langkahnya:

Baca Juga: Warga Jember Ramai-Ramai Membersihkan Sampah yang Menumpuk di Pantai Watu Ulo: 'Nggak Tiba-Tiba Pantai Itu Bersih Se-estetik yang Kalian Kira'

1. Siapkan sampah organik seperti kulit buah atau buah busuk.

2. Campurkan dengan air dan gula merah dengan perbandingan 10:1:1 (air:kulit buah:gula merah).

3. Masukkan ke dalam botol, tutup rapat, dan biarkan terfermentasi selama 3 bulan.

4. Pada minggu pertama, buka tutup botol setiap hari untuk mengeluarkan gas yang terbentuk.

5. Setelah 3 bulan, ekoenzim siap digunakan untuk mencuci piring, mencuci buah, cairan pel, dan sebagainya.

Cara Membuat Ekobrik

Ekobrik adalah botol yang diisi padat dengan sampah plastik untuk dijadikan bahan bangunan atau furnitur sederhana. Berikut caranya:

1. Siapkan botol plastik bekas dan sampah plastik yang sudah dibersihkan.

2. Masukkan sampah plastik ke dalam botol.

3. Padatkan dengan tongkat kayu hingga botol terisi penuh dan padat.

4. Timbang hingga mencapai berat sekitar 2,5 kg.

5. Ekobrik siap digunakan untuk membuat kursi, meja, atau bahkan pengganti batu bata.

Kedua produk ini memiliki manfaat nyata bagi masyarakat. Ekoenzim dapat digunakan sebagai sabun pembersih piring, pencuci sayuran, hingga pembasmi hama tanaman.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: Instagram @greennenviro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X