“Jadi, saya nggak tahu yang saya omongkan ini benar apa enggak, dalam apa enggak, penting apa enggak. Yang penting saya harus ngomong. Yang penting saya harus tampil. Yang penting saya harus komen. Yang penting saya harus update. Jadi, peradaban seperti ini nanti menghasilkan gaya hidup yang dangkal,” katanya.
Menurutnya, cara hidup yang seperti itu sulit untuk membawa seseorang pada kebiasaan berpikir dalam.
Akibatnya, ketika berhadapan dengan filsafat yang membutuhkan ketekunan dan refleksi, banyak yang merasa kesulitan atau bahkan tidak tertarik.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Semua Masalah Berat akan Selesai jika Memiliki Hal ini, Ada Rahasia yang Diungkap Fahruddin Faiz
Tak Usah Buru-Buru, Fahruddin Faiz Ingatkan Ada yang Penting agar Tujuan Tercapai
Jangan Cengeng dan Mengeluhkan Hidupmu, Fahruddin Faiz Ungkap Jawaban Mengapa Allah Terus-menerus Memberikan Ujian pada Manusia
Ada Orang yang Tak Senang dengan Dirimu? Fahruddin Faiz Tegaskan Nasihat dari Imam Syafi'i
Kajian Fahruddin Faiz: Cara Cerdas Menghindari Keinginan yang Justru Bikin Kamu Kehilangan Hal Berharga!