Kamis, 4 Juni 2026

7 Cara Membuat Pupuk Cair dari Limbah Dapur, Alternatif Murah dan Ramah Lingkungan

Photo Author
Farrel Radhysa Muhammad Zahdi, Sketsa Nusantara
- Rabu, 2 Juli 2025 | 17:15 WIB
Limbah sayuran yang bisa jadi bahan pupuk cair. (Pexels/Pixabay)
Limbah sayuran yang bisa jadi bahan pupuk cair. (Pexels/Pixabay)

SketsaNusantara.id – Salah satu inovasi yang cukup populer di kalangan Urban Farming adalah pembuatan pupuk cair organik dari limbah dapur.

Pupuk cair organik merupakan cairan hasil fermentasi limbah organik yang mengandung unsur hara penting seperti nitrogen, fosfor, dan kalium.

Cairan ini dapat diserap tanaman lebih cepat dibanding pupuk padat, dan pembuatannya cukup mudah dilakukan di skala rumah tangga.

Baca Juga: Satir, Ryan Adriandhy Singgung Profesi Yovie Widianto yang Ditunjuk Jadi Komisaris Pupuk Indonesia, Nama Andi Rianto hingga Piyu Padi Ikut Terseret

Mengutip dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Provinsi DKI Jakarta, bahan utama yang digunakan antara lain sisa sayuran, kulit buah, air cucian beras, dan sedikit molase atau gula merah untuk membantu proses fermentasi.

Cara Membuat Pupuk Cair Organik

Berikut ini adalah langkah pembuatan pupuk cair sederhana di rumah:

1. Siapkan bahan:
1 kg limbah dapur organik (kulit pisang, daun layu, sisa sayur)
100 gram gula merah atau molase
5 liter air bersih

Baca Juga: Tambah Daftar Publik Figur yang Duduki Posisi Stategis Kursi BUMN, Ini Tugas dan Wewenang Yovie Widianto Sebagai Dewan Komisaris PT Pupuk Indonesia

2. Campurkan semua bahan ke dalam ember atau wadah bertutup.

3. Tutup rapat, tapi beri sedikit ventilasi agar gas fermentasi bisa keluar.

4. Simpan di tempat teduh selama 7–14 hari.

5. Aduk setiap 2–3 hari agar fermentasi merata.

6. Setelah 2 minggu, saring dan simpan cairan dalam botol bersih.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X