SketsaNusantara.id – Salah satu inovasi yang cukup populer di kalangan Urban Farming adalah pembuatan pupuk cair organik dari limbah dapur.
Pupuk cair organik merupakan cairan hasil fermentasi limbah organik yang mengandung unsur hara penting seperti nitrogen, fosfor, dan kalium.
Cairan ini dapat diserap tanaman lebih cepat dibanding pupuk padat, dan pembuatannya cukup mudah dilakukan di skala rumah tangga.
Mengutip dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Provinsi DKI Jakarta, bahan utama yang digunakan antara lain sisa sayuran, kulit buah, air cucian beras, dan sedikit molase atau gula merah untuk membantu proses fermentasi.
Cara Membuat Pupuk Cair Organik
Berikut ini adalah langkah pembuatan pupuk cair sederhana di rumah:
1. Siapkan bahan:
1 kg limbah dapur organik (kulit pisang, daun layu, sisa sayur)
100 gram gula merah atau molase
5 liter air bersih
2. Campurkan semua bahan ke dalam ember atau wadah bertutup.
3. Tutup rapat, tapi beri sedikit ventilasi agar gas fermentasi bisa keluar.
4. Simpan di tempat teduh selama 7–14 hari.
5. Aduk setiap 2–3 hari agar fermentasi merata.
6. Setelah 2 minggu, saring dan simpan cairan dalam botol bersih.
Artikel Terkait
Praktik Nakal Kios Jual Harga Pupuk Subsidi di Atas HET, Komisi B DPRD Jember Desak OPD Ambil Langkah Tegas
Kronologi Detik-Detik Kecelakaan Kereta Api VS Truk Pengangkut Pupuk di Kawasan Kediri Jawa Timur, Ini Penyebab Insiden yang Tewaskan 1 Orang
Polres Jember Amankan Pelaku Penyimpangan Pendistribusian Pupuk Bersubsidi, 1 Truk dan 3 Ton Pupuk Disita
Polisi Jember Gagalkan Pengiriman 3 Ton Pupuk Subsidi Ilegal, Pelaku Belum Ditahan
Cegah Mafia Pupuk, Bupati Jember Gus Fawait Bakal Bikin Tim Pengawas