SketsaNusantara.id - Operasi bariatrik atau yang lebih dikenal dengan operasi potong lambung menjadi salah satu pilihan sejumlah orang yang ingin menurunkan berat badan secara cepat dan signifikan.
Beberapa publik figur dikabarkan pernah menjalani prosedur ini, seperti Melly Goeslaw dan adik Olla Ramlan, Jelita Ramlan, yang sebelumnya memiliki berat badan 160 kg.
Usai menjalani operasi potong lambung, Jelita Ramlan mengaku berat badannya turun secara drastis menjadi 95 kg seperti yang dikutip dari kanal YouTube Insertlive.
“Saat ini, aku masih beradaptasi sekitar dua bulan antara mata dan mulut yang pengen makan banyak, tapi perutnya belum bisa menampung," ungkapnya.
Meski hasilnya tampak menjanjikan, banyak ahli kesehatan mengingatkan bahwa prosedur ini bukan tanpa risiko.
Menurut Hello Sehat efek samping jangka pendek dari operasi bariatrik dapat meliputi mual, muntah, refluks asam, hingga infeksi pada luka bekas operasi.
Selain itu, pasien juga bisa mengalami dumping syndrome, yakni kondisi ketika makanan bergerak terlalu cepat dari lambung ke usus halus, yang menyebabkan diare, keringat dingin, bahkan pingsan pada beberapa kasus.
Selain itu, efek jangka panjang operasi Bariatrik juga tidak kalah serius.
Dikutip SketsaNusantara.id laman resmi RS Siloam, prosedur ini memiliki risiko seperti perdarahan, infeksi, kesulitan bernapas, dan masalah kesehatan jangka panjang seperti gangguan penyerapan nutrisi dan hernia.
Karena itu, para ahli menyarankan agar operasi ini hanya dijadikan pilihan terakhir setelah pendekatan non-bedah, seperti diet dan olahraga, tidak membuahkan hasil.
Operasi Bariatrik juga menuntut komitmen jangka panjang terhadap gaya hidup sehat, termasuk pola makan ketat dan pemantauan medis berkala.
Artikel Terkait
Fantastis! Ingin Perut Gelambir Cantik Kembali Seperti Cheryl Juno? Intip Biaya Operasi Tummy Tuck, Harga Indonesia Hingga Korea
Kenapa Susah BAB saat Puasa? Ini Penyebab, Risiko, dan Cara Mengatasinya secara Alami
12 Tips Menjaga Keamanan Rumah saat Mudik Lebaran 2025, Hindari Risiko Maling dan Kebakaran!
Takut Pikun di Usia Dini? Cermati Gejala serta Cara Mengurangi Risiko Demensia Sejak Remaja