SketsaNusantara.id - Tanggal 2 April selalu diperingati sebagai Hari Buku Anak Internasional atau Internasional Children's Book Day.
Perayaan Internasional Children's Book Day ini memiliki tujuan mulia untuk mempromosikan buku kepada anak-anak di dunia.
Dengan maksud guna meningkatkan kecintaan dan kesadaran akan pentingnya membaca bagi anak-anak di penjuru dunia.
Seperti yang diketahui, membaca dapat membentuk pola pikir dengan begitu pengetahuan membaca yang diberikan sejak dini dapat mempengaruhi pemikiran anak di masa depan.
Bagi beberapa orang, perayaan Internasional tersebut bermanfaat untuk menghargai kontribusi para Penulis dan Ilustrator.
Mendukung peran penting paramereka dalam pembentukan imajinasi, kreativitas, dan pemahaman dunia bagi anak-anak.
Perayaan Internasional Children's Book Day bersifat universal, artinya semua orang dapat merayakannya.
Sebenarnya tak jauh berbeda dengan peringatan hari Internasional maupun nasional lainnya.
Internasional Children's Book Day rupanya Day 2025 pun dapat dirayakan dengan ucapan, pamflet, dan twibbon berkesan.
Dilansir SketsaNusantara.id dari laman id.postermywall.com dan www.canva.com, berikut adalah desain pamflet Hari Buku Anak Internasional 2 Aprilia 2025.
1. Pamflet Hari Buku Anak Internasional 2025.
https://id.postermywall.com/index.php/art/template/df89e5f9a0044c1d7eb5fee60dfe35bb/world-childrens-book-day-design-template
Artikel Terkait
Lezat Tapi Berbahaya! 3 Fakta Kenapa Makanan Bersantan Tak Boleh Dipanaskan Berulang saat Lebaran, Alasannya Bikin Merinding
Apa itu April Mop? Intip Asal Mula Perayaan April Fools Day atau Hari Prank Sedunia yang Ternyata Sudah Ada Sejak Abad ke-16
10 Ide Tema Halal Bihalal Lebaran 2025, Cocok untuk Kegiatan Sekolah dan Keluarga dengan Penuh Makna dan Menyentuh Hati
3 Tips Agar Kulit Glowing dan Kenyal saat Lebaran, Mulai dari Perawatan Luar Maupun Dalam Tubuh
Kumpulan Agenda Kegiatan Hari Pertama Masuk Sekolah Setelah Lebaran, Persiapan Mengembalikan Semangat Belajar!
Jangan Sampai Kebobolan! Ini 5 Tips Kelola Angpao Lebaran Anak Agar Tak Raib di 'Investasi Bodong'