SketsaNusantara.id - Lebaran atau Hari Raya Idul Fitri seringkali membuat kita mengeluarkan biaya ekstra atau melebihi dari yang biasanya.
Hal itu disebabkan karena kebutuhan Lebaran seperti menbayar zakat, membeli makanan, hingga biaya mudik.
Akhirnya kondisi keuangan pun jadi tidak sehat usai Lebaran, terlebuh lagi saat biaya yang dikeluarkan melebihi anggaran.
Berikut ini beberapa cara menghemat pengeluaran, sehingga keuangan pasca lebaran bisa pulih kembali, yang dikutip SketsaNusantara.id dari Dana Syariah.
1. Periksa Kembali Kondisi Keuangan
Periksa kembali segala pengeluaran selama Ramadan hingga akhir lebaran, lalu identifikasi mana saja yang bisa dibatasi dalam setiap bulan.
Kemudian pisahkan kebutuhan pokok dan kebutuhan yang bisa ditunda, serta buat daftar catatan untuk upaya pemulihan finansialnya.
2. Buat Anggaran Baru
Susunlah rancangan anggaran baru dengan memuat daftar keperluan selama satu bulan, lalu pisahkan mana yang kebutuhan pokok dan sekunder.
Saat ingin menghemat pengeluaran, kita harus mengurangi anggaran dari setiap pos-pos kebutuhan.
3. Utamakan Kebutuhan Primer
Utamakan memenuhi kebutuhan primer terlebih dahulu, seperti pangan, tagihan listrik, air, dana pendidikan anak, asuransi kesehatan, dan cicilan bila ada.
Artikel Terkait
Hukum Menyalakan Petasan di Hari Raya Idul Fitri Menurut Islam, Ternyata Begini Dampaknya
Mengapa Lebaran Idul Fitri Identik dengan Ketupat? Ternyata Ada Filosofi Ini hingga Dikaitkan dengan Sunan Kalijaga
12 Menu Makanan Khas Lebaran Idul Fitri Paling Populer di Indonesia, Nomor 6 Proses Masak Sampai 5 Jam tapi Tahan Semingguan
5 Tips Sehat Makan Opor Ayam dan Ketupat Saat Lebaran Idul Fitri, Nomor 2 Jadi Reminder Jangan Sampai Kalap
Kegiatan Seru Selama Liburan Idul Fitri di Kampung Halaman, Hindari Kebosanan dengan Lakukan Aktivitas tak Biasa Bersama Keluarga