Meski demikian, 1 Januari tetap diakui secara administratif sejak tahun 1940 dan setiap memasuki bulan April ditandai sebagai Tahun Baru tradisional Songkran yang menjadi hari libur nasional di Thailand.
5. Vietnam: Tet
Tahun Baru di Negeri naga Biru ini dirayakan melalui festival Tet, yang didasarkan pada perhitungan kalender lunisolar Vietnam.
Tet biasanya jatuh antara akhir Januari dan pertengahan Februari, mirip dengan Tahun Baru Imlek di China, sehingga Tahun Baru Masehi pada 1 Januari tidak menjadi perayaan utama di Vietnam.
Perayaan Tet menjadi momen penting bagi penduduk Vietnam untuk berkumpul dengan keluarga dan mempererat hubungan persaudaraan dan menghormati leluhur saat menyambut awal yang baru dengan penuh harapan dan keberuntungan.
6. Iran: Nowruz
Iran juga tidak merayakan Tahun Baru pada awal Januari. Negeri Para Mullah ini merayakan Tahun Baru melalui festival Nowruz, yang berarti "Hari Baru".
Nowruz dirayakan berdasarkan perhitungan kalender Hijriah Matahari Iran dan biasanya jatuh pada 21 Maret dalam kalender Gregorian.
Warga Iran merayakannya dengan melakukan tradisi Nowruz dengan melakukan pembersihan rumah, berbagi makanan, hingga melaksanakan upacara simbolis untuk menyambut musim semi.
Nowruz juga dirayakan di negara-negara lain yang masih memilki pengaruh budaya Persia, seperti di Afghanistan dan Turkmenistan karena Kalender yang digunakan di negara tersebut berbeda dengan kalender Gregorian.
Itulah sederet negara yang merayakan Tahun Baru tidak pada tanggal 1 Januari karena ada beberapa perhitungan kalender yang berbeda di tiap budaya mereka.
Meskipun Tahun Baru Masehi pada 1 Januari dirayakan secara luas di seluruh dunia, beberapa negara memilih untuk merayakan Tahun Baru berdasarkan kalender tradisional mereka.
Perayaan seperti Tahun Baru Imlek, hingga Songkran dan Nowruz menunjukkan bahwa setiap negara memiliki cara unik untuk menandai awal baru, dengan makna mendalam yang melibatkan nilai-nilai spiritual, keluarga, dan harapan yang mencerminkan keanekaragaman budaya di dunia.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!