Beliau lahir di rumah sederhana yang berada di Jalan Pandean IV nomor 40, Peneleh, Surabaya.
Di tempat inilah Bung Karno berganti nama dari Koesno menjadi Soekarno.
Dikutip SketsaNusantara.id dari situs Tiket Wisata Surabaya, di rumah kelahiran presiden Soekarno ini terdapat koleksi perjalanan keluarga ayah Bung Kanro, R. Soekeni.
Buka dari jam 8.00-15.00 WIB, pengunjung dapat menikmati rekam sejarah di rumah kelahiran Bung Karno tanpa dipungut biaya sepeser pun.
2. Rumah HOS Cokroaminoto
Belum sah rasanya jika berkunjung ke Kampung Peneleh sebelum mengunjungi rumah HOS Cokroaminoto yang kini difungsikan sebagai museum.
Berlokasi di Jalan Peneleh Gang VII nomor 29-31 ini, pengunjung bisa melihat koleksi barang-barang yang berkaitan dengan kisah pahlawan nasional yang dijuluki Bapak Guru Bangsa ini.
Di rumah ini pulalah Soekarno, sempat indekost selama tinggal di Surabaya hingga berkawan karib dengan Muso dan Kartosiwiryo.
Untuk mengunjungi Museum HOS Cokroaminoto, penunjung cukup merogoh kocek Rp5.000 saja.
3. Sumur Jobong
Sumur Jobong diyakini sebagai salah satu peninggalan kerajaan Majapahit di Surabaya.
Dikutip dari situs Tourism Surabaya, dari pengamatan awal, peneliti sepakat bahwa sumur tua yang ditemukan warga ini mirip dengan Jobong atau sumur di era kerajaan Majapahit.