SketsaNusantara.id- Cerita Panji adalah kumpulan sebuah kisah cinta asli dari tanah Jawa yang berpusat pada dua orang sebagai tokoh utama dengan latar belakang kerajaan era Hindu Buddha.
Tokoh utama dalam cerita Panji tersebut yaitu pangeran dari Kerajaan Jenggala bernama Raden Panji Inu Kertapati atau Asmarabangun dengan seorang putri dari Kerajaan Kediri dengan nama Dewi Sekartaji atau Galuh Candrakirana.
Dua orang yang sama-sama berasal dari kalangan bangsawan itu saling mencintai dimana kemudian ada masalah datang, namun pada akhirnya mereka berdua bersatu kembali dan hidup bahagia.
Asal-usul cerita Panji hingga kini tidak diketahui secara jelas, namun mempunyai latar belakang pada masa Kerajaan Kediri.
Saat itu adalah masa dimana para pujangga mulai menulis karya sastra dengan isi cerita yang tidak mengacu dari kisah dari India, tetapi lebih kepada kehidupan lokal Jawa.
Kepopuleran cerita Panji mencapai titik tertingginya ketika di era Majapahit, sehingga beberapa candi yang dibangun waktu itu diberi hiasan relief cerita Panji.
Bahkan, menurut Arkeolog Agus Aris Munandar mengungkapkan bahwa cerita Panji adalah "Kisah Nasional Majapahit".
Hal itu disebabkan karena melihat betapa banyaknya hiasan relief di berbagai dinding candi yang menggambarkannya.
Beberapa candi peninggalan masa Kerajaan Majapahit yang menggambarkan tokoh di cerita Panji ini diantara yaitu Candi Panataran di Blitar, Candi Mirigambar di Tulungagung, serta Candi Surawana di Kediri.
Hal unik dari penggambaran tokoh Panji dalam relief candi era Majapahit yang terletak di Wilayah Jawa Timur itu adalah mengenakan tekes penutup kepala yang mirip dengan blangkon Jawa gaya Solo atau Surakarta.