SketsaNusantara.id - Batik bagi kebanyakan wisatawan identik dengan budaya di Yogyakarta dan Surakarta.
Namun, citra Pekalongan sebagai Kota Batik tentunya tidak terbantahkan.
lebih dari itu, ada sejarah ratusan tahun yang membuat wilayah yang berada di jalur pantai utara Pulau Jawa ini sangat lekat dengan tradisi batik.
Produk batik dari Pekalongan juga diakui memiliki ciri yang sangat khas sebagaimana tampak dari motif yang diguratkan pada lembaran-lembaran kainnya.
Warisan budaya batik di Pekalongan telah lama melekat dan bahkan menyatu pada masyarakat lokal.
Tak heran jika wilayah ini mendapatkan julukan sebagai Kota Batik.
Nah, terkait dengan julukan tersebut, ternyata sejarahnya sudah ratusan tahun alias berabad-abad.
Bagi masyarakat Pekalongan, batik seolah menyatu begitu lekat bagaikan napas dan denyut jantung.
Dilansir SketsaNusantara.id dari Pekalongankota.go.id, batik sebagai identitas Pekalongan telah dikenal selama ratusan tahun.
Artinya, beberapa abad silam, tradisi batik telah diwariskan secara turun temurun hingga zaman sekarang.
Produksi batik oleh masyarakat Pekalongan dikerjakan di rumah-rumah sehingga tidak mengherankan jika tradisi tersebut membentuk kearifan lokal.