SketsaNusantara.id- Candi Angsoko terletak di sebidang tanah di Jalan Candi Angsoko, Kelurahan Ilir, kota Palembang.
Pada bagian sudut tenggara situs Candi Angsoko ini terdapat sebuah makam keramat milik Madi Angsoko seorang raja Kesultanan di Palembang.
Sementara itu ditemukan pula sebuah
inskripsi pendek yang ternyata huruf pada tulisannya mirip dengan aksara jawa kuno pada abad ke-10.
Batu-batu besar yang digunakan sebagai struktur bangunan candi diketahui bukan berasal dari Palembang, namun wilayah luar.
Menurut penanggalan karbon kayu yang ada pada struktur batu itu telah ditunjukkan berasal dari tahun 650-700 Masehi dimana saat itu adalah masa awal berkembangnya Kerajaan Sriwijaya.
Pada sekeliling Candi Angsoko tersebut adalah pemukiman para warga dimana kondisi tanah di area situs lebih tinggi 1 hingga 2 meter daripada tanah lainnya.
Selain itu ada juga batu yang diduga sebagai sisa dari pembangunan candi dimana lokasinya berada diantara padatnya rumah Bedeng.
Ternyata, rumah-rumah Bedeng tersebut merupakan tempat tinggal bagi para keturunan Pangeran Madi Angsoko.
Tampak di salah satu belakang rumah Bedeng terdapat sebuah bongkahan batu putih yang dipahat berbentuk persegi sehingga serupa dengan tugu.
Baca Juga: Digunakan sebagai Kolam Suci Raja Airlangga, Bangunan Candi di Mojokerto Dibangun pada 899 Saka
Tetapi sangat disayangkan kondisinya kotor dan tak terawat karena tertutup sampah di kawasan itu.
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan oleh para ahli, berhasil ditemukan 2 peninggalan penting di situs Candi Angsoko ini yang dikutip SketsaNusantara.id dari kanal YouTube Coffe and Tea.