SketsaNusantara.id- Profil Kiai Hamid Dimyathi yang merupakan salah satu pemuka agama menjadi korban kekejaman PKI.
Mengingat tragedi pemberontakan G30S PKI, ternyata tidak hanya menyoal tentang sepuluh Pahlawan Revolusi.
Begitu juga dengan terlibatnya beberapa pemuka agama di tanah air. Salah satunya Kiai Hamid Dimyathi.
Ia merupakan seorang pimpinan Perguruan Islam Pondok Tremas Pacitan. Sekaligus menjadi tokoh penting dalam pergerakan nasional.
Melansir dari pacitankab.go.id, ia juga generasi keempat pendiri Perguruan Islam Pondok Tremas di Kabupaten Pacitan.
Bahkan Pemerintah Kabupaten Pacitan secara bertahap memroses kiai tersebut untuk menjadi Pahlawan Nasional.
Baca Juga: Mengenang Kyai Jufri Marzuki, Pejuang NU yang Ditikam Anggota PKI Tahun 1965 saat Hendak Pengajian
Sosoknya juga dikenal sebagai ulama yang aktif dalam politik. Pejuang yang dianggap berbahaya oleh PKI ini aktif dalam anggota Komite Nasional Indonesia Pusat atau KNIP.
Terbukti, Pondok Tremas saat itu menjadi basis laskar Hizbullah di Pacitan. Saat itu juga dianggap berbahaya oleh PKI.
Perjuangannya dalam menumpaskan PKI juga dilakukan oleh Kiai Hamid Dimyathi pada tahun 1948.
Keadaan sosial politik yang tak menentu saat itu. Apalagi meledaknya pemberontakan PKI 1948 di Madiun.
Dikenal sebagai peristiwa Affair Madiun, yang memaksa Kiai Hamid Dimyathi untuk melakukan perjalanan.