jelajah

Digunakan sebagai Kolam Suci Raja Airlangga, Bangunan Candi di Mojokerto Dibangun pada 899 Saka

Sabtu, 21 September 2024 | 13:00 WIB
Candi Jolotundo di Trawas Mojokerto. (Tangkap layar Youtube PASGUN TRIP)

 

SketsaNusantara.id – Mojokerto adalah daerah di Jawa Timur yang memiliki banyak peninggalan dari Kerajaan Majapahit.

Peninggalan Kerajaan Majapahit yang paling terkenal adalah situs candi.

Namun, ada salah satu peninggalan yang konon dibangun sebelum Kerajaan Majapahit. Yakni Candi Jolotundo.

Baca Juga: Kerajaan Galuh Purba Tak Butuh Candi untuk Pemujaan, Ciptakan Circle Stone yang Ditengarai Mampu Kuatkan Signal

Candi Jolotundo merupakan kolam suci atau juga bisa disebut sebagai Petirtaan Jolotundo dengan air yang mengalir di setiap sudut candi.

Konon, Candi Jolotundo merupakan tempat mensucikan diri dan tepat pertapaan Raja Airlangga dari Kerajaan Kahuripan.

Selain itu, candi ini juga sebuah monumen bentuk rasa cinta dan kasih Raja Udayana pada saat kelahiran anaknya yang bernama Prabu Airlangga yang dibangun pada 899 Saka.

Baca Juga: Fakta Menarik Candi Kesiman Tengah di Mojokerto, Konon Jadi Bangunan Milik Para Resi, Benarkah Punya Gaya Arsitektur Tak Lazim?

Candi Jolotundo ini memiliki sebuah keunikan yaitu memiliki debit air yang tidak pernah berhrnti dan kurang di musim kemarau.

Dilansir SketsaNusantara.id dari laman pariwisata.mojokertokab.go.id, Candi Jolotundo ini memiliki dua bagian yaitu bagian utara untuk pria dan bagian selatan untuk wanita.

Pemisahan bagian ini guna untuk melakukan ritual pemandian kuno.

Bangunan dari Candi Jolotundo ini dibangun dari bahan batu andesit dan bermotif hiasan yang berpengaruh Hindu.

Baca Juga: Fakta Menarik di Balik Kemegahan Candi Gunung Gangsir di Pasuruan, Ternyata Gaya Arsitekturnya Perpaduan Ini...

Halaman:

Tags

Terkini