SketsaNusantara.id- Candi Cungkup atau Candi Kesiman Tengah adalah salah satu situs bangunan suci peninggalan Kerajaan Majapahit dari abad ke-14.
Lokasi Candi Kesiman Tengah ini berada di lereng Gunung Weliran di Desa Kesiman Tengah, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto dan juga dikelilingi oleh area persawahan serta pemandangan yang indah.
Sebagian besar bagian Candi Kesiman Tengah ini memang telah runtuh dan hanya menyisakan tumpukan batu di halamannya.
Kemudian pada bagian atap candinya berbentuk tumpang yang serupa dengan Candi Jago dan Meru atau bagian dari bangunan Pura di Pulau Bali.
Sama halnya dengan candi-candi yang ada di Jawa Timur, bangunan suci tersebut menghadap ke barat dengan sisi kanan dan kirinya terdapat sebuah tangga untuk menuju ruang utama pada candi.
Candi Kesiman Tengah mempunyai gaya arsitektur yang juga sekilas mirip dengan Candi Jago di Malang dan Candi Naga di komoleks percandian Panataran.
Hal menarik dari candi ini ada pada bagian kaki candi dimana terdapat relief yang menggambarkan kisah dalam mitologi agama Hindu yakni Samuderamanthana yang dikutip SketsaNusantara.id dari kanal YouTube Tikno Chandra Chanel.
Kisah tersebut menceritakan tentang pemutaran Gunung Mandara yang dilakukan oleh para dewata yang bekerja sama dengan Ansura demi memperoleh air keabadian atau Tirta Amerta.
Melalui gambar relief tersebut, kita diajarkan mengenai apa pentingnya gotong royong dan kekompakan dalam tim agar mencapai tujuan secara bersama-sama.
Pengajaran yang kedua adalah kita harus menepati janji yang sudah dibuat dan tidak boleh melupakannya.
Hal itu karena seseorang yang tidak menepati janji atau berkhianat, maka malapetaka akan mendatanginya baik cepat ataupun lambat.