SketsaNusantara.id- Candi Gentong adalah bangunan suci yang berlokasi di Desa Trowulan, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto atau lebih tepatnya di sebelah Candi Brahu.
Candi Gentong diketahui dibangun pada era Kerajaan Majapahit yakni di masa kekuasaan Raja Hayam Wuruk antara tahun 1350 Masehi hingga 1380 Masehi.
Penemuan awal Candi Gentong ini terjadi pada tahun 1889 silam dan pemberian namanya sendiri disebabkan karena banyaknya fragmen gentong yang ada di sekitar situs.
Bangunan suci tersebut terdiri dari 2 kompleks percandian yang terletak di timur Candi Brahu berdasarkan penelusuran SketsaNusantara.id dari kanal YouTube Jejak Peradaban Nusantara.
Ada begitu banyak hal unik pada situs Candi Genton ini, mulai dari penamaan hingga bentuknya yang ternyata mirip dengan arca khas negara lain.
Penamaan Candi Gentong ini juga didasarkan dari warga setempat yang melihat ada sebuah gundukan besar dan bagian tengahnya berlubang seperti bentuk gentong saat proses ekskavasi.
Kemudian bahan utama yang digunakan dalam pembuatan candi itu adalah bata merah serta tanah liat yang pemasangannya menggunakan teknik gosok.
Candi Gentong ada 2 jenis yakni Candi Gentong 1 yang berada di sebelah selatan dan Candi Gentong 2 yang ada di sebelah selatan dalam sumbu garis yang sama.
Bentuk susunan pada bangunan candi tersebut adalah Mandala Stupa yang ternyata serupa dengan stupa di Srilanka, India, serta Nepal.
Selain itu, ditemukan pula sebuah stupika yang terbuat dari tanah liat yang terbentuk seperti stupa kecil san dipahatkan inskripsi yang isinya mantra Buddha di bagian bawahnya.
Temuan lain untuk Arca Buddha juga ada pada sisi timur struktur candi dimana kondisi bagian kepalanya sudah hilang.