5) Pernah dikirim ke Amerika dan London
Selain memiliki karir militer yang mentereng, sosok jenderal S. Parman memiliki banyak pengalaman di bidangnya.
Ia pernah dikirim ke luar negeri, tepatnya ke Amerika dan London, Inggris.
Letjen S. Parman dikirim untuk menempuh pendidikan di Sekolah Polisi Militer di Amerika pada tahun 1951.
Setelah itu, S. Parman dikirim ke London, Inggris sebagai atase militer Kedutaan Indonesia.
6) Akhir hidup
Jenderal S. Parman jadi salah satu korban kebiadaban G30S PKI tahun 1965.
Pada malam 30 September, Pasukan Cakrabirawa menjemput Jenderal S. Parman yang berdalih mendapat tugas untuk membawanya ke Presiden Soekarno.
Belum sempat menelpon Jenderal A. Yani, kabel telepon rumahnya diputus dan S. Parman pun dibawa menggunakan truk.
Setelah diculik, ia pun dibunuh dan jasadnya ditemukan di sebuah sumur tua di Lubang Buaya bersama para perwira TNI lainnya.
Usai jenazah ditemukan pada 4 Oktober, para Pahlawan Revolusi ini dimakamkan pada 5 Oktober 1965 di Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!