SketsaNusantara.id- Memiliki definisi dan tanggung jawab yang tidak sama, ternyata ada perbedaan antara Pahlawan Nasional dan Pahlawan Revolusi.
Keduanya telah berjasa bagi kemajuan tanah air. Baik melalui pengusiran penjajah hingga perlawanan terhadap pengkhianat bangsa sendiri, seperti peristiwa G30S PKI.
Seperti Pahlawan Revolusi yang telah mendapatkan penghormatan atas peristiwa tersebut. Juga dengan Pahlawan Nasional yang telah berjasa melawan penjajah.
Mereka diakui sebagai Pahlwan Nasional karena dihormati atas pencapaian atau kontribusi sepanjang hidupnya.
Dengan kehadiran mereka, telah mengadakan perdamaian pada masyarakat dan bangsa dalam jangka panjang.
Biasanya gelar itu diberikan setelah meninggal dunia atau selama hidup. Namun tetap tergantung dengan kebijakan bangsa.
Adapun Pahlawan Revolusi merupakan gelar khusus yang diberikan kepada perwira militer. Mereka telah gugur dalam tragedi pemberontakan G30S PKI.
Peristiwa tersebut terjadi di Jakarta dan Yogyakarta pada tanggal 30 September 1965. Adapun mereka gugur sebagai Pahlawan Revolusi.
Salah satu yang gugur dan mendapatkan gelar tersebut adalah tujuh perwira. Mereka gugur di Lubang Buaya, Jakarta Timur karena pembantaian PKI, yang dikutip dari YouTube Ilham Schode.
Gelar Pahlawan Revolusi ini diberikan bagi mereka yang berjuang untuk melawan peran dan perubahan radikal pada bangsa.
Selain itu momen atau peristiwanya juga lebih spesifik. Salah satunya pada peristiwa pemberontakan G30S PKI.