SketsaNusantara.id - Kisah sejarah menceritakan kejayaan Kerajaan Majapahit mungkin telah diketahui banyak orang.
Majapahit adalah salah satu kerajaan yang pernah berkuasa di Nusantara dengan rentang waktu cukup lama.
Kerajaan yang didirikan pada tahun 1293 M tersebut terkenal akan kekuatan militernya hingga mampu menguasai berbagai wilayah di Nusantara.
Baca Juga: Ada Sejak Abad ke-14 Masehi, Peninggalan Majapahit di Ketinggian Ini Ada di Purwodadi Pasuruan
Tahukah kekuatan besar Kerajaan Majapahit di masa lampau bukan hanya berasal dari pemimpin maupun pasukannya saja, tetapi juga pada teknologi persenjataan yang dimiliki.
Salah satu senjata andalan kemiliteran masa Kerajaan Majapahit yakni Meriam Cetbang.
Dinamakan sebagai meriam Cetbang, lantaran bentuk atau gambaran senjata yang pernah menjadi andalan tersebut berjenis senjata api meriam tangan.
Meriam Cetbang diketahui digunakan oleh pasukan militer Kerajaan Majapahit baik di darat maupun di laut.
Cetbang digadang-gadang jadi teknologi senjata perang paling canggih dan kuat pada masa Majapahit.
Dikutip SketsaNusantara.ud dari p2k.stekom.ac.id, berikut sejarah mengenai meriam Cetbang Peninggalan Kerajaan Majapahit.
Cetbang awalnya disebut sebagai bedil, dikenal sebagai warastra atau meriam coak yang diproduksi dan digunakan pada masa kerajaan Majapahit (1293–1527 M) dan kerajaan-kerajaan di Nusantara setelahnya.
Meriam Cetbang dituturkan bukan senjata perang yang murni dibuat oleh masyarakat Kerajaan Majapahit, tetapi merupakan senjata sisa serbuan pasukan Dinasti Yuan ke pulau Jawa pada tahun 1293 masehi.