SketsaNusantara.id- Kerajaan Majapahit tak lepas dari beberapa peninggalan yang ikonik di tanah Jawa.
Didirikan pada tahun 1293 oleh Raden Wijaya. Kerajaan ini mencapai puncak kejayaan pada masa pemerintahan Hayam Wuruk.
Sepeninggal Kerajaan Majapahit, ternyata istana tersebut menyisakan beberapa candi yang konon dianggap memiliki mitos bagi para pejabat.
Salah satunya adalah Candi Bajang Ratu yang lokasinya ada di Desa Temon, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Provinsi Jawa Timur.
Bangunan itu dikenal sebagai gapura yang berfungi untuk pintu masuk sebuah bangunan suci.
Istilah "Bajang" memiliki arti batal, kecil atau kerdil. Maka jika digabungkan dengan "ratu" yang berarti raja.
Bukan bangunan candi biasa. Sebab peninggalan Kerajaan Majapahit ini dipercaya memiliki mitos yang masih dipegang.
Melansir dari YouTube Travel by Maps, masyarakat percaya bahwa candi itu mengandung pamali untuk pejabat pemerintahan.
Para pejabat pemerintahan yang melewati pintu gerbang Candi Bajang Ratu terancam akan didatangkan nasib buruk.
Ancaman bagi mereka adalah bisa lepas dari jabatannya usai melintasi pintu gerbang candi tersebut.
Namun para pejabat yang masih ingin berkunjung ke sana. Bisa melewati sisi kiri atau kanan bangunan candi.