Masyarakat sekitar meyakini, Leuweung Sancang menjadi lokasi moksa Prabu Siliwangi.
Namun ada juga yang mempercayai bahwa Prabu Siliwangi dan pasukannya berubah menjadi Maung Bodas di hutan ini.
Legenda inilah yang memberikan kesan angker pada Leuweung Sancang.
Bahkan ada wilayah di area cagar alam ini yang tidak bisa dimasuki oleh sembarang orang.
Mitosnya, Maung Bodas atau Maung Sancang hanya akan menampakkan diri saat Prabu Siliwangi muncul.
Terlepas dari legenda hingga misteri di Leuweung Sancang, cagar alam yang berada di Kecamatan Cibalong ini sangat menarik.
Dikutip SketsaNusantara.id dari situs BRIN, Keanekaragaman flora dan fauna pada kawasan ini cukup tinggi.
Hutan di Leuweung Sancang juga menjadi rumah bagi sejumlah flora fauna yang terancam punah.
Leuweung Sancang sendiri ditetapkan menjadi kawasan cagar alam berdasarkan SK Nomor 116 Tahun 1959 dengan luas 2.157 hektar.
Dan status cagar alam tersebut berlanjut sesuai SK Kementrian Kehutanan tahun 2014 dengan luas 2.313 hektar.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!