jelajah

Sejarah Partai Politik Indonesia: Dari Awal Sebelum Kemerdekaan hingga Era Modern seperti Sekarang

Jumat, 30 Agustus 2024 | 13:00 WIB
Sejarah dan perjalanan partai politik di Indonesia. (X/ @quantipian)

Sementara itu, Syarekat Islam, yang didirikan sebagai Syarekat Dagang Islam pada 16 Oktober 1905, mengubah namanya untuk mencakup seluruh umat Islam, bukan hanya pedagang.

Baca Juga: Apa Perbedaan Arti Kata 'Mataram' di India dan Indonesia? Mengenal Makna dan Fakta dari Istilah yang Terkenal dalam Sejarah Nusantara

Di era modern, Partai Golkar, yang awalnya dikenal sebagai Golongan Karya, didirikan pada 20 Oktober 1964 oleh Soeharto dan Suhardiman.

Golkar menyatukan berbagai organisasi pemuda, wanita, sarjana, buruh, tani, dan nelayan di bawah satu bendera.

Selain itu, Partai Demokrasi Indonesia (PDI), yang merupakan hasil gabungan dari beberapa partai, diubah namanya menjadi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) pada 1 Februari 1999 di bawah kepemimpinan Megawati Soekarnoputri.

Terakhir, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) didirikan pada 5 Januari 1973 melalui fusi empat partai berbasis Islam.

PPP mengklaim sebagai rumah besar umat Islam, meskipun sejak 1984, partai ini beralih menggunakan asas Pancasila sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Dengan sejarah yang beragam ini, partai politik di Indonesia tidak hanya memainkan peran penting dalam perjuangan kemerdekaan.

Akan tetapi, juga dalam membentuk dan mengarahkan arah politik bangsa hingga saat ini.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!

Halaman:

Tags

Terkini