Pada masa kejayaan Majapahit, Maha Patih Gajah Mada menguasai Lombok, diikuti oleh pengaruh Jawa dan Islam pada akhir abad ke-16 hingga awal abad ke-17 melalui dakwah Sunan Giri.
Baca Juga: Palembang Miliki Mata Uang Sendiri, Bukan Rupiah, Unik Bentuknya, Seperti Donat
Pada awal abad ke-18, Lombok jatuh ke tangan Kerajaan Gelgel Bali, yang meninggalkan jejak budaya Hindu Bali di Mataram dan Lombok Barat.
Namun, pengaruh Bali tidak bertahan lama. Kerajaan Selaparang di Lombok Timur, dengan bantuan dari kerajaan di Sumbawa, berhasil mengusir pengaruh Bali.
Beberapa penduduk Sumbawa bahkan menetap di Lombok Timur, yang dapat dilihat dari penggunaan bahasa Samawa di desa-desa timur laut Lombok.
Baca Juga: Romantis Namun Memilukan, Inilah Kisah Cinta Luar Biasa Jenderal Sudirman dan Istrinya Siti Alfiah
Suku Sasak, yang nama mereka diyakini berasal dari kata "sak-sak" (sampan), memiliki hubungan sejarah dan budaya yang erat dengan pulau-pulau tetangga seperti Jawa, Bali, Makassar, dan Sumbawa.
Meskipun mengalami berbagai pengaruh, identitas khas Suku Sasak tetap terjaga hingga saat ini.
Melalui bahasa dan sejarahnya, Pulau Lombok serta Suku Sasak menawarkan wawasan yang mendalam tentang bagaimana budaya dan bahasa di Asia Tenggara saling terhubung.
Baca Juga: Yuk, Nyantai di Tilik Kawan Cafe Malang, Cocok Jadi Spot Ngopi Sambil Healing Lokasinya di…
Memperkaya pemahaman kita tentang keragaman budaya di kawasan ini.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!