jelajah

Menelusuri Jejak Sejarah dan Misteri Singgasana Kesultanan Banten, Ternyata Bukan Istana Pertama Sultan?

Minggu, 11 Agustus 2024 | 16:45 WIB
Reruntuhan Bekas Keraton Surosowan Kesultanan Banten. (Instagram @wisnualismu)

SketsaNusantara.id - Kesultanan Banten merupakan Kerajaan bercorak Islam yang berkembang sekitar tahun 1526 Masehi yang awalnya merupakan bagian wilayah dari Kesultanan Cirebon di tahun 1430 Masehi.

Secara resmi, Kesultanan Banten mulai berdiri sendiri pada tahun 1552 Masehi dengan raja atau sultan pertamanya yang bernama Sultan Maulana Hasanudin.

Sultan dari Kerajaan Banten tersebut ternyata putra dari Sunan Gunung Jati (Raja dari Kesultanan Cirebon yang sebelumnya) yang memerintah pada tahun 1479 hingga 1568 Masehi.

Baca Juga: Tio Tek Hong Record, Perintis Label Rekaman di Indonesia, Pernah Membuat Piringan Hitam Lagu Indonesia Raya

Sampai sekarang, ada beberapa misteri yang belum bisa dipecahkan oleh para peneliti maupun arkeolog yakni dimana sebenarnya letak singgasana dari raja-raja yang pernah memerintah Kesultanan Banten dari masa ke masa.

Pada pertengahan bulan Juli 2019, Balai Pelestarian Cagar Budaya diketahui berhasil menemukan arkeologi yakni sebuah struktur bangunan berdasarkan penelusuran SketsaNusantara.id dari akun Tik-Tok @awaananstory.

Bangunan tersebut dulunya digunakan untuk ruang tunggu para raja atau sultan di Banten yang disebut dengan "Srimanganti".

Baca Juga: Berkat Kekejaman VOC! Indonesia Punya Gado-Gado, Ternyata Idenya dari Orang yang Kelaparan?

Srimanganti ini semacam tempat singgah atau transit bagi para tamu kehormatan ataupun utusan dari kerajaan lain sebelum memasuki Keraton Surosawan.

Keraton Surosowan ternyata bukan tempat tinggal raja Banten yang pertama karena dugaannya bahwa tempat tinggal sultan Banten yang pertama mungkin bertempat di dekat Karangantu.

Kemudian di tahun 1552 M sampai 1570 M kemungkinan adalah waktu dibangunnya keraton Surosowan di Banten Lama yang diketahui melewati empat fase.

Baca Juga: Dijamin Gobyos! Yuk, Cobain Bakso Djenggot Banyak Varian Menu dan Kuahnya Pedes Nampol, Lokasinya...

Ada juga sebuah petunjuk dari catatan Cortemunde (Ahli Bedah Denmark) yang pernah mendatangi Kesultanan Banten pada tahun 1673 Masehi.

Ia menuliskan di catatannya bahwa ada sebuah lapangan dan pendopo di area kompleks Keraton Kesultanan Banten dengan pintu-pintunya yang dijaga oleh para prajurit.

Halaman:

Tags

Terkini