SketsaNusantara.id- Prabu Jayabaya disebut sebagai penguasa Kerajaan Kediri yang sangat terkenal di kalangan masyarakat Jawa.
Hal tersebut karena Prabu Jayabaya adalah raja yang mampu membawa zaman keemasan bagi Kerajaan Kediri di masa pemerintahannya di sekitar tahun 1113 sampai 1159 Masehi.
Ada banyak kemajuan yang terjadi ketika Kerajaan Kediri dibawah kekuasan Prabu Jayabaya, mulai dari wilayah kekuasaan, hukum, transportasi, seni, dan lain sebagainya.
Salah satu keberhasilan yang dicapai olehnya yaitu memperluas wilayah kekuasaan hingga mencapai hampir sebagian besar wilayah di Nusantara berdasarkan kanal YouTube Nusantube dari SketsaNusantara.id.
Wilayah yang begitu besar itu membentang dari barat Pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan, hingga timur Nusantara di Kerajaan Ternate dengan didukung armada kapal yang sangat kuat.
Raja Jayabaya juga berhasil mempersatukan wilayahnya yakni Kerajaan Kediri (Panjalu) dengan Kerajaan Jenggala yang terus berperang dalam waktu yang lama.
Pada awalnya, wilayah Panjalu atau Kediri dengan Jenggala adalah satu wilayah kekuasaan dari Kerajaan Kahuripan sebelum akhirnya terpecah dan berkonflik.
Kesuksesan Prabu Jayabaya mengalahkan Jenggala dan mempersatukannya dengan Panjalu dirayakan dengan mengeluarkan Prasasti Ngantang yang bertuliskan "Panjalu Jayati" atau Panjalu menang.
Nama wilayah Kediri juga ditulis oleh saudagar dari Cina yang mengatakan ketenaran kerajaan itu mempunyai masyarakat yang makmur dengan sistem pemerintahan teratur serta hukum yang adil.
Selain itu, pada masa Raja Jayabaya inilah era kesustrasaan Jawa kuno menjadi tonggak emas yang terus berkembang dan maju untuk waktu ke depannya.
Seni sastra yang indah banyak diciptakan seperti Kitab Bharatayuddha yang digubah oleh pujangga di masa itu yakni Mpu Sedah dan Mpu Panuluh.
Isi kitab Bharatayuddha tertulis kisah perang pandawa dan kurawa dimana pihak pandawa menang yang diibaratkan dengan kemenangan Prabu Jayabaya atas Jenggala.