SketsaNusantara.id - Menelusuri jejak Nyi Mas Gandasari yang begitu terkenal dalam sejarah penyebaran Islam di Cirebon
Nyi Mas Gandasari merupakan wanita keturunan dari Sayyid Sholeh atau Mbah Datuk Sholeh dalam babad Cirebon.
Cerita lain menyebut, Nyi Mas Gandasari adalah putri dari Mahdar Ibrahim Bin Abdul Ghofur sebagaimana dikutip SketsaNusantara.id dari YouTube keraton segoro channel.
Nyi Mas Gandasari diketahui berasal dari Aceh yang mana ditunjukkan dalam papan sejarah di depan makamnya, yakni Astana Nyi Ratu Mas Gandasari yang terletak di wilayah Pulau Jawa, tepatnya Panguragan, Cirebon, Jawa Barat.
Sebagai salah satu tokoh wanita penyebar Islam di Nusantara khususnya wilayah Cirebon, Nyi Mas Gandasari memiliki beberapa keistimewaan.
Berikut adalah keistimewaan-keistimewaan yang dimiliki Nyi Mas Gandasari dalam sejarahnya menyebarkan Islam di Cirebon.
1. Memiliki tubuh harum
Nyi Mas Gandasari dikenal memiliki kesaktian dan tubuh yang wangi, hal tersebut tak terlepas oleh peran gurunya yakni Sunan Gunung Jati.
Diceritakan, Sunan Gunung Jati mengangkat Nyi Mas Gandasari sebagai murid kesayangannya.
Nyi Mutmainah mendapatkan gelarnya sebagai Nyi Mas Gandasari setelah dimandikan oleh Sunan Gunung Jati dengan air dari kendi pertula.
Baca Juga: Bagaimana Asal-usul Wedang Ronde? Mengenal Minuman Unik Khas Jawa yang Bisa Menghangatkan Tubuh