SketsaNusantara.id - Sejak dulu Gunung Wilis sudah menjadi daerah sakral jauh sebelum masa Kerajaan Majapahit dan menjadi daya tarik bagi pelancong mancanegara karena pesona alamnya yang indah.
Hal ini juga dibuktikan bila dulu di daerah ini pernah berdiri sebuah Kerajaan yang sangat terkenal dengan bukti adanya berbagai arca peninggalan masa purbakala.
Dilansir SketsaNusantara.id dari YouTube Join Media, inilah monumen Situs Condrogeni peninggalan purbakala yang ada di lereng Gunung Wilis.
Telah ditemukan beberapa Arca Dwarapala di salah satu lembah Gunung Wilis sehingga daerah asal penemuan ini oleh masyarakat dinamakan sebagai Situs Condrogeni.
Situs ini terdiri dari 2 bagian arca yaitu ada di atas dan di bawah, dengan bentuk unik seperti megalitik.
Bentuk arca ini agak gemuk, dengan hidung besar, mulut menyeringai, juga terdapat pahatan rambut gimbal, dan aksesoris seperti kalung, yang ditutupi oleh kain pada bagian bawahnya.
Situs Condrogeni merupakan sebuah tempat yang dulunya digunakan pertapaan atau pertirtaan Raja Majapahit yaitu Prabu Airlangga, konon situs ini masih erat dengan Candi Ngetos.
Situs ini merupakan patih Raja Ngatas Angis yang konon letak kepatihan Raden Bagus Condrogeni ini ada di 15 km dari Negeri Ngatas Angin yang sekarang menjadi Situs Condrogeni.
Bagi masyarakat yang ingin mengunjungi situs ini perlu perjuangan karena jarak tempuhnya tidaklah mudah karena perlu melewati jalan setapak yang berbatu.
Baca Juga: Uniknya Pasanggrahan Situs Warungboto Sebagai Destinasi Pemandian Sultan, Bisa Buat Prewedding?
Situs Condrogeni berlokasi di Desa Ngliman, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Nganjuk Jawa Timur yang mana dari kejauhan akan tampak air terjun sedudo.
Adanya Arca Dwarapala di Gunung Wilis ini dipercaya sebagai simbol penjaga sebuah gerbang istana, dimana menurut juru kunci di sana dikatakan bahwa pernah melihat pondasi berupa bangunan di atas salah satu lembah.