Konon, batu bata kuno pada makam Sentono Kacek merupakan bekas bangunan suci sejenis candi atau patirtan peninggalan dari zaman Majapahit.
Keunikan lain yakni batu mirip perahu dengan panjang 1,2 meter yang diperkirakan merupakan peninggalan peradaban yang lebih tua dari zaman Majapahit.
Dalam komplek makam Sentono Kacek juga ditemukan satu makam tokoh lain, yakni Raden Singowijoyo, namun hingga sekarang belum diketahui jejak sejarahnya.***