Selain pengamanan yang ketat, Soekarno juga mendapatkan hiburan dari perempuan-perempuan cantik yang disediakan oleh Tony Trading Company.
Tony Trading Company, sebagai imbalan atas layanan pengamanan dan hiburan yang diberikan, mendapatkan banyak proyek pembangunan di Indonesia yang didanai dari rampasan perang.
Di balik semua itu, Yoshio Kodama bekerja sama tidak hanya dengan sayap kanan Yakuza tetapi juga dengan dinas intelijen Amerika, CIA.
Baca Juga: Ulama Jepara Penentang Penjajah yang Terkenal akan Bambu Runcingnya, Pernah Ditangkap Tentara Jepang
Kodama adalah bekas penjahat perang yang kemudian menjadi agen CIA.
Ia juga salah satu pendiri Liga Anti-Komunis Rakyat Asia.
Selain mengatur pengamanan Soekarno, Kodama juga memainkan peran penting dalam urusan pribadi Soekarno.
Ia adalah salah satu pemrakarsa pernikahan Soekarno dengan Naoko Nemoto, yang kemudian dikenal dengan nama Dewi Soekarno.
Kodama membantu mengatur pertemuan mereka dan memastikan semuanya berjalan lancar.
Kisah ini menunjukkan betapa unik dan menariknya perjalanan hidup presiden pertama Indonesia, Insinyur Soekarno.
Dari bekerja sama dengan kelompok Yakuza hingga menjalin hubungan dengan berbagai tokoh penting di dunia, Soekarno selalu berhasil menarik perhatian dan mengukir sejarah yang luar biasa.
Perjalanan ke Jepang ini adalah salah satu bukti betapa dinamis dan berpengaruhnya peran Soekarno di kancah internasional.***