Layaknya sebuah sumur di dalamnya terdapat air, tetapi ada hal menarik lain pada Sumur Daksan yakni pada dindingnya terukir huruf Pallawa yang diduga telah ada sejak masa peradaban Buddha yakni sekitar 1500 tahun silam.
Namun, para arkeolog memprediksi Sumur Daksan telah dibuat sejak tahun 1327, tahun 1027 dan tahun 1151.
Diketahui bahwa Sumur Daksan yang merupakan situs bersejarah dan dikatakan menjadi tempat pertapaan Pangeran Trunojoyo menurut sejarawan ini pernah terendam air hingga tidak terawat.
Memang Sumur Daksan bukanlah tempat-tempat terkenal yang dikunjungi banyak peziarah, Situs Sumur Daksan baru dikelola, diperhatikan dan dirawat oleh Pemerintah Kabupaten Sampang mulai tahun 2005 hingga sekarang.***