Penyebutan tahun 1400 Saka sebagai "Sirna Ilang Kertaning Bumi" tersebut merupakan sengkalan dengan angka tahunnya didasarkan pada peredaran bumi yang mengelilingi matahari atau "Solar Calendar" dan disebut juga dengan Surya Sengkalan.
Selanjutnya, penggunaan sengkalan pada penyebutan suatu tahun pada dasarnya adalah orang Jawa yang memang lebih suka menyampaikan sesuatu dengan halus dan filosofi atau hanya sekedar pesan tersirat saja.***