jelajah

Candi Megah di Puncak Bukit Tulungagung, Konon Dulu Jadi Tempat Pelarian hingga Pembakaran Jenazah Sejak Zaman Majapahit

Jumat, 12 Juli 2024 | 21:40 WIB
Candi megah di Tulungagung (instagram.com/@disbudparkabtulungagung)

SketsaNusantara.id - Tulungagung juga menjadi salah satu kabupaten yang menyimpan banyak sejarah.

Hal ini terlihat dari ditemukannya peninggalan-peninggalan bersejarah disana berupa candi.

Di Kabupaten Tulungagung dulunya terdapat candi yang sangat megah dan kini masih tersisa.

Baca Juga: Dekat Borobudur tapi Tak Terkenal, Inilah Fakta Unik Candi Retno Magelang, Bukti Peninggalan Mataram Kuno yang Terlupakan

Candi megah ini berada di ketinggian 360 mdpl yang terletak di lingkungan Pegunungan Walikukun.
Tepatnya candi ini berada di Dusun Mojo, Desa Wajak Kidul, Kecamatan Boyolangu, Tulungagung.

Candi ini bernama Candi Dadi yang untuk menuju kesana perlu melakukan pendakian bukit yang cukup menanjak.

Waktu tempuh pendakian menuju Candi Dadi sekitar 1,5 jam hingga 2 jam tergantung kekuatan setiap orang.

Dilansir SketsaNusantara.id dari video akun TikTok @jadimaukemana, Candi Dadi merupakan peninggalan Kerajaan Majapahit yang dibangun pada akhir abad ke-14 atau abad ke-15.

Baca Juga: Candi di Tengah Pemukiman Padat Penduduk di Sleman, Arca Ganeshanya Ditemukan Pertama Kali oleh Penduduk

Pembangunan candi ini diduga berkaitan dengan masa suram yang terjadi di Kerajaan Majapahit yakni setelah wafatnya Prabu Hayam Wuruk.

Hal ini membuat sebagai rakyat mengasingkan diri atau melarikan diri ke perbukitan.

Sehingga mereka dapat menjalankan kehidupan agamanya dengan lebih tenang.

Candi Dadi juga menjadi tempat pemujaan dan pembakaran jenazah karena kala itu pembakaran jenazah biasa dilakukan di tempat yang tinggi.***

Tags

Terkini