SketsaNusantara.id - Jika kita berbicara masalah penyebaran agama Islam di Nusantara, maka kita tak bisa lepas dari peran Wali Songo.
Wali Songo menyebarkan Islam di tanah Jawa dengan cara damai, mengadopsi budaya lokal serta tasawuf.
Meski para Wali Songo sudah tiada namun ajarannya, keturunannya serta peninggalan masih tetap ada dan terpelihara hingga saat ini.
Tentu saja makam-makam Wali Songo hingga saat masih ada dan terpelihara dengan baik dimana
makam para Wali Songo tersebar di beberapa lokasi di Pulau Jawa, termasuk di Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat.
Beberapa lokasi di Jawa Timur mencakup Makam Sunan Giri di Gresik, Makam Sunan Bonang, dan Makam Sunan Ampel di Surabaya.
Makam Sunan Drajat terletak di Desa Drajat, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, seperti dilansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube ARKEOVLOG.
Komplek makam Sunan Drajat disebutkan pertama kalinya oleh J. Knebel, dalam laporan komisi Hindia Belanda dan kini menjadi salah satu benda kepurbakalaan di Nusantara.
Ia melaporkan bahwa ada seorang pengawas bangunan yang melaporkan tentang peninggalan kepurbakalaan yang terdapat di Drajat, sebelah timur dari sendang Duwur.
Kini kompleks makam ini merupakan salah satu destinasi wisata religi yang populer di Jawa Timur dan sering dikunjungi oleh peziarah domestik maupun mancanegara.
Kawasan makam Sunan Drajat terbagi menjadi beberapa area utama, seperti gerbang utama, makam utama, musholla, dan area pendukung lainnya.
Makam Sunan Drajat sendiri dibangun di atas perbukitan dengan tiga teras dimana dua teras lebih tinggi daripada teras di depannya.
Makam Sunan Drajat dan keluarganya ada di teras belakang di bagian tertinggi yang ditandai dengan bangunan bercungkuk dan dikelilingi dinding.