jelajah

Makam Tumenggung Ini Terus Diinjak-injak di Yogyakarta, Benarkah Tak Layak dapat Tempat Terhormat di Jawa?

Selasa, 9 Juli 2024 | 20:45 WIB
Makam Tumenggung di Yogyakarta yang tak layak dapat tempat dihormati (Instagram.com@sejarahjogya)

SketsaNusantara.id - Yogyakarta memang terkenal akan peninggalan-peninggalan bersejarahnya.

Pasalnya banyak peristiwa bersejarah terjadi di Yogyakarta dan bukti peninggalannya pun masih ada hingga kini.

Salah satunya makam ini menjadi bukti kejam dan jahatnya manusia hingga dibilang tak layak dihormati di Jawa.

Baca Juga: Makam Sunan Muria: Hanya Buka Hari-hari Tertentu dan Letaknya Jauh di Atas Gunung?

Ketika itu Keraton Solo dan Jogja masih menjadi satu yang bernama Kerajaan Mataram Islam.

Akibat ulah penghianat ini Mataram Islam gagal mengusir Belanda dari Batavia karena strateginya dibocorkan.

Dilansir SketsaNusantara.id dari video akun TikTok @gejapramono, ia juga berani mengadu domba Sultan Agung yang merupakan Raja Mataram Islam kalah itu dengan saudara iparnya sendiri yakni penguasa wilayah Pati, Jawa Tengah.

Dengan memfitnah akan Pati akan melakukan pemberontakan akibatnya peperangan pecah dan pemimpin Pati mati di tangan ipar sendiri.

Baca Juga: Situs Makam Aermata Ratu Ebhu Bangkalan Madura, Terdapat Sumber Air yang Tercipta dari Air Mata Sang Ratu?!

Setelah terbukti seorang penghianat ia dihukum mati dan tubuhnya dikubur di anak tangga makam raja-raja Mataram di Yogyakarta.

Penghianat ini merupakan seorang Tumenggung yang bernama Tumenggung Endranata.

Ia dianggap tak layak mendapat tempat terhormat di Jawa sehingga dimakamkan di anak tangga.

Makam ini berada di Makam Raja-Raja Mataram di Imogiri, Yogyakarta yang makamnya juga terdiri dari Raja Surakarta karena masih bagian dari Mataram Islam.

Letak makam ini berada di atas bukit yang dulu orang Belanda dilarang naik ke sini karena dianggap suci.***

Tags

Terkini